Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kodim Sukoharjo Tutup Program TMMD ke-122, Bangun Infrastruktur Desa

Iwan Kawul • Kamis, 31 Oktober 2024 | 21:58 WIB
Penutupan TMMD Reguler Tahap IV Tahun Anggaran 2024 bertema "Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah"
Penutupan TMMD Reguler Tahap IV Tahun Anggaran 2024 bertema "Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah"

RADARSOLO.COM-Kodim 0728/Sukoharjo menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Tahap IV Tahun Anggaran 2024.

Program bertema "Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah" ini dinilai Komandan Kodim (Dandim) 0728/Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi sebagai langkah nyata TNI dalam mendukung pemerintah daerah.

Mempercepat pembangunan demi pemerataan dan peningkatan kesejahteraan, khususnya bagi masyarakat pedesaan dan wilayah terpencil.

Dandim Letkol Czi Slamet Riyadi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada bupati, forkompimda, OPD terkait, personel TNI-Polri, dan seluruh masyarakat yang selama satu bulan penuh telah bekerja keras menyelesaikan seluruh sasaran fisik dan non-fisik di wilayah masing-masing," ujarnya dalam upacara penutupan TMMD di Lapangan Tambakboyo, Kecamatan Tawangsari, Kamis (31/10/2024).

Program ini menghasilkan berbagai pembangunan infrastruktur.

Seperti pembukaan dan pengaspalan jalan, pembangunan jembatan, talut, drainase, serta pemasangan kawat bronjong.

Program nonfisik berupa sosialisasi juga diberikan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat.

Terutama generasi muda dalam membangun masyarakat yang cerdas, berkualitas, dan berjiwa nasionalis.

Plt Bupati Sukoharjo Agus Santosa turut mengapresiasi kerja sama antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah yang membawa manfaat besar bagi masyarakat.

"Proyek ini sangat strategis karena menghubungkan wilayah terpencil. Mempermudah arus barang dan orang," katanya.

Baca Juga: Kisah Awal Dugaan Penganiayaan Anak Polisi oleh Guru Honorer Supriyani Dibeberkan oleh Aipda WH, Mulanya Cuma Ngaku Begini

"Khususnya bagi petani yang kini bisa lebih hemat dalam biaya distribusi. Ini akan sangat mengurangi biaya produksi pertanian," lanjut Agus.

TMMD ke-122 ini juga merealisasikan program unggulan TNI AD, seperti rehabilitasi puluhan rumah tidak layak huni.

Pembuatan sumur bor untuk air bersih, serta penanaman bibit pohon sebagai upaya penghijauan di seluruh lokasi pelaksanaan TMMD. (kwl/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Kodim Wonogiri #dandim #infrastruktur desa #Letkol CZI Slamet Riyadi #tmmd