RADARSOLO.COM – Proyek pembangunan Pasar Desa Pranan, Kecamatan Polokarto terus menunjukkan kemajuan. Hingga saat ini, progres pembangunan mencapai 80 persen. Diharapkan pasar tersebut segera beroperasi, tahun depan.
Kepala Desa Pranan Sarjanto menjelaskan, pasar tersebut akan diisi 62 unit kios. Dari jumlah tersebut, 56 unit di antaranya sudah laku terjual.
“Pasar ini juga dilengkapi dengan 64 unit los. Baru 18 unit yang sudah laku,” kata Sarjanto, Kamis (7/11).
Sarjanto menambahkan, anggaran pembangunan pasar mencapai Rp 2,5 miliar. Mayoritas berasal dari swadaya masyarakat yang menyewa kios. Selain, pembangunan juga disokong bantuan Provinsi Jawa Tengah Rp 175 juta.
“Pasar Desa Pranan diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Mempermudah akses jual beli bagi warga di sini. Harapannya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Polokarto Hery Mulyadi mengapresiasi inisiatif Desa Pranan dalam membangun pasar. Meskipun desa tidak diwajibkan memiliki pasar, namun terus didorong untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Jika masyarakat menghendaki dan itu bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, silakan dibangun. Desa mempunyai kewenangan sendiri,” papar Hery. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto