Dorong Pertanian Di Sukoharjo Agar Sokong Menu Makan Bergizi Gratis

Iwan Kawul • Dipublikasikan Jumat, 22 November 2024 | 02:24 WIB

 

 

Penanaman jagung di lahan seluas 5 hektarte di Desa Rejosari, Kecamatan Polokarto, Rabu (20/11).
Penanaman jagung di lahan seluas 5 hektarte di Desa Rejosari, Kecamatan Polokarto, Rabu (20/11).

RADARSOLO.COM – Memperkuat ketahanan pangan, jajaran Polres dan Kodim 0726/Sukoharjo tanam jagung di Desa Rejosari, Polokarto, Rabu (20/11). Ini bagian dari upaya mendukung program Astacita yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Di sisi lain, hasil pertanian di Sukoharjo diharapkan bisa menyokong program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Jagung ditanam di lahan seluas 5 hektare di Polokarto. Penanaman dipimpin Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit dan Komandan Kodim (Dandim) 0726/Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi.

“Di Sukoharjo, berbagai pihak termasuk TNI, dinas pertanian, bhabinkamtibmas, babinsa, camat, lurah, dan warga mendukung program ini. Sosialisasi telah dilakukan di 12 kecamatan, agar masyarakat memahami manfaatnya,” kata kapolres.

Rencananya, jagung ditanam serentak di lahan seluas 11 hektare. Selain Polokarto, juga ditanam di Bendosari, Nguter, dan Weru.

Selain itu, kapolres juga menyoroti pentingnya sinergi antara hasil pertanian lokal dengan program MBG.

“Sayur-mayur dan buah-buahan hasil panen masyarakat bisa mendukung program ini. Harapannya selain memenuhi kebutuhan makanan gratis, pertanian lokal bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” imbuh kapolres.

Sementara itu, penanaman jagung ini juga dihadiri jajaran forkompimda Sukoharjo. Di Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Bagas Windaryatno, serta Plt Kepala Dinas Pangan Gunawan. Termasuk Camat Polokarto Heri Mulyadi dan seluruh kepala desa di Polokarto. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
ketahanan pangan sukoharjo polres sukoharjo Makan Bergizi Gratis sukoharjo lumbung pangan