Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sadis! Pemilik Warung di Grogol Dipukul 15 Kali, Pelaku Dibekuk Polisi

Iwan Kawul • Rabu, 12 Februari 2025 | 17:25 WIB

 

Pelaku perampokan dengan kekerasan di warung makan di Desa Madegondo berhasil ditangkap oleh tim reskrim Polsek Grogol, Senin malam (10/2/2025).
Pelaku perampokan dengan kekerasan di warung makan di Desa Madegondo berhasil ditangkap oleh tim reskrim Polsek Grogol, Senin malam (10/2/2025).

RADARSOLO.COM – Unit Reskrim Polsek Grogol berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di warung makan "Bu Tarmi – Wardi" di Desa Madegondo, Kecamatan Grogol.

Pelaku, Wiharjanto (46), warga Cemani, diamankan di kediamannya pada Senin (10/2/2025) malam setelah melalui penyelidikan intensif selama sepekan.

Kapolsek Grogol, AKP Kurniawan Triatmaja, mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, menjelaskan bahwa insiden tragis ini terjadi pada Senin (3/2/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat kejadian, korban yang merupakan pemilik warung tengah berada di lokasi bersama suaminya.

"Pelaku datang ke warung berpura-pura membeli dua teh hangat. Satu teh dibawa dalam plastik, sementara satu lagi diminum di tempat. Tak lama kemudian, suami korban pergi untuk menebang pohon pisang di kebun dekat rumah, meninggalkan korban sendirian di warung," ujar AKP Kurniawan, Rabu (12/2/2025).

Saat korban sibuk memasak di dapur, pelaku melancarkan aksinya dengan memukul kepala korban dari belakang sebanyak 15 kali menggunakan benda tumpul yang diduga martil.

Akibat serangan brutal ini, korban terjatuh dalam kondisi tengkurap dengan kepala bersimbah darah.

Setelah memastikan korban tidak berdaya, pelaku merampas perhiasan berupa kalung emas seberat 10,150 gram, liontin emas 1,90 gram, serta uang tunai sekitar Rp 800.000 dari laci meja.

Meski mengalami luka parah di kepala dan hidung, korban berusaha berjalan keluar warung untuk meminta pertolongan.

Karena kondisi warung yang sepi, korban harus berjalan hingga ke warung tetangga untuk mendapatkan bantuan.

Warga sekitar yang melihat kondisi korban segera membawanya ke RS dr. Oen Solo Baru untuk mendapatkan perawatan medis.

"Setelah menerima laporan dari keluarga korban, Polsek Grogol segera melakukan penyelidikan. Berdasarkan keterangan saksi dan bukti di lokasi kejadian, polisi berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku," kata AKP Kurniawan.

Setelah serangkaian penyelidikan, polisi berhasil menangkap pelaku di rumahnya pada Senin (10/2/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.

Unit Reskrim Polsek Grogol yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Eko Wahyudi langsung mengamankan tersangka.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk sepeda yang digunakan saat melakukan aksi kejahatan, pakaian yang dipakai saat kejadian, serta uang tunai Rp 700.000 sisa hasil kejahatan.

Saat diinterogasi, pelaku tidak bisa mengelak dan akhirnya mengakui semua perbuatannya.

"Pelaku mengaku nekat melakukan perampokan karena alasan ekonomi. Ia terdesak kebutuhan finansial dan melihat warung korban sebagai target yang mudah," ungkap Ipda Eko Wahyudi.

Ia menambahkan, pelaku sudah merencanakan aksinya dengan mencari warung yang sepi lalu berpura-pura menjadi pembeli sebelum melancarkan serangan terhadap korban.

"Ini adalah tindakan keji yang tidak bisa ditoleransi," tegasnya.

Kini, pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Kapolsek Grogol AKP Kurniawan Triatmaja mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap orang asing yang datang ke tempat usaha mereka. Jika ada individu mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang.

"Kami mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Jika melihat sesuatu yang mencurigakan, segera hubungi polisi agar tindakan preventif dapat dilakukan sebelum terjadi kejahatan," pungkasnya.

Dengan keberhasilan pengungkapan kasus ini, Polsek Grogol menegaskan komitmennya dalam menindak pelaku kejahatan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Kasus ini masih dalam pengembangan, dan polisi akan terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam aksi kejahatan ini. (kwl)

Editor : Damianus Bram
#warung makan #kekerasan #polisi #sukoharjo #pencurian #Polsek Grogol