Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Petani Milenial Jatisobo, Sukoharjo Raup Omzet Besar Berkat Persemaian Bibit Padi

Iwan Kawul • Rabu, 19 Februari 2025 | 21:17 WIB
Budi Santoso, petani milenial Jatisobo, sukses meningkatkan omzet berkat bisnis persemaian bibit padi.
Budi Santoso, petani milenial Jatisobo, sukses meningkatkan omzet berkat bisnis persemaian bibit padi.

RADARSOLO.COM – Budi Santoso, seorang petani milenial asal Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, berhasil meningkatkan omzetnya berkat inovasi dalam persemaian bibit padi dalam nampan.

Dukungan dari program ketahanan pangan dan swasembada pangan turut mendorong perkembangan bisnisnya.

Dengan semakin banyaknya lahan yang dibuka, permintaan terhadap bibit siap tanam dan jasa sebar bibit yang ia tawarkan pun melonjak tajam.

Kini, Budi mampu memproduksi sekitar 5.500 hingga 6.000 gulungan bibit setiap bulan.

Program ketahanan pangan yang mencakup pembangunan sumur dalam telah membawa perubahan besar bagi para petani.

Lahan yang sebelumnya kurang produktif kini bisa ditanami sepanjang tahun.

Selain itu, penerapan program Intensifikasi Padi 400 (IP400) semakin meningkatkan kebutuhan bibit siap tanam.

Banyak petani yang kini lebih memilih menitipkan gabah mereka untuk disemaikan sebelum ditanam.

“Sebelumnya, banyak lahan tidak bisa digunakan karena kurangnya pasokan air. Kini, dengan adanya sumur dalam dan program ketahanan pangan, petani bisa menanam lebih sering, dan otomatis permintaan bibit meningkat drastis,” ungkap Budi.

Budi menjual bibit padi siap tanam seharga Rp 6.000 per gulung. Selain itu, ia juga menyediakan layanan jasa penyebaran bibit dengan biaya Rp 90.000 per zak (5 kg gabah), yang dapat menghasilkan sekitar 30 gulung bibit siap tanam.

“Petani yang datang langsung bisa membeli dengan harga Rp6.000 per gulung. Tetapi jika mereka membawa gabah sendiri, kami hanya mengenakan biaya jasa sebar Rp90.000 per zak,” jelasnya.

Keberhasilan Budi dalam bisnis persemaian bibit padi tidak hanya berdampak pada peningkatan omzet pribadinya, tetapi juga mempermudah para petani dalam mendapatkan bibit berkualitas dengan lebih efisien.

Dengan inovasi dan kerja kerasnya, Budi Santoso membuktikan bahwa sektor pertanian bisa menjadi peluang usaha menjanjikan jika dikelola dengan baik. (kwl)

Editor : Damianus Bram
#bibit padi #petani milenial #ketahanan pangan #sukoharjo #Persemaian