Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pemkab Sukoharjo Terima Bantuan Alsintan dari Kementan, Bisa Dipinjamkan ke Kabupaten Lain

Iwan Kawul • Selasa, 18 Maret 2025 | 18:23 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani mencoba bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian RI, Senin (18/3/2025).
Bupati Sukoharjo Etik Suryani mencoba bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian RI, Senin (18/3/2025).

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian RI untuk mendukung percepatan tanam pada musim tanam (MT) II tahun 2025, Senin (18/3/2025).

Pada penyerahan bantuan ini, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, menegaskan bahwa bantuan ini dapat dipinjamkan ke kabupaten lain setelah kebutuhan petani di Sukoharjo terpenuhi.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Bagas Windaryatno, menyatakan bahwa bantuan alsintan bertujuan untuk mempercepat proses olah tanah hingga panen, guna meningkatkan produktivitas pertanian.

"Dengan adanya alsintan ini, petani bisa segera mengolah tanah dan melakukan percepatan tanam. Ini salah satu langkah strategis untuk meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Sukoharjo," ujar Bagas, Selasa (18/3/2025).

Sukoharjo saat ini memiliki sawah seluas 20.475 hektare, terdiri dari sawah beririgasi teknis: 14.464 hektare; Sawah beririgasi setengah teknis: 2.361 hektare; Sawah beririgasi sederhana: 1.728 hektare; Sawah tadah hujan: 1.948 hektare.

Pada musim tanam pertama (MT I) Oktober 2024 - Januari 2025, luas tanam telah mencapai 20.475 hektare.

"Kami berharap dengan bantuan alsintan ini, seluruh lahan bisa segera ditanami di musim tanam kedua (MT II), dengan memanfaatkan teknologi dan sumber daya air yang ada," tambah Bagas.

Pada tahun 2025, Sukoharjo menerima bantuan alsintan yang dialokasikan ke 17 kelompok tani di 8 kecamatan, dengan rincian 5 unit traktor roda 4, 5 unit traktor roda 2, 26 unit sprayer elektrik.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, menekankan bahwa swasembada pangan merupakan kunci ketahanan negara.

"Tanpa ketersediaan pangan yang cukup, keberlangsungan negara bisa terganggu. Oleh karena itu, pemerintah hadir memberikan dukungan berupa alsintan untuk meningkatkan produktivitas pertanian," jelasnya.

Etik juga menyoroti pentingnya modernisasi pertanian guna menarik generasi muda (petani milenial) agar mau terjun ke sektor pertanian.

"Dengan pertanian modern, kita bisa mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual dan lebih mengoptimalkan teknologi, sehingga generasi muda tertarik untuk mengembangkan pertanian yang lebih maju," lanjutnya.

Bupati juga mengingatkan agar alsintan ini tidak disalahgunakan.

"Alsintan ini harus digunakan sesuai peruntukannya untuk mendukung petani di Sukoharjo dulu. Jika kebutuhan lokal sudah terpenuhi, maka boleh dipinjamkan ke kabupaten lain. Camat dan kepala desa harus memastikan tidak ada penyalahgunaan atau penjualan alsintan ini," tegasnya. (kwl)

Editor : Damianus Bram
#kementerian pertanian #pemkab sukoharjo #alat dan mesin pertanian #bantuan #alsintan #kementan