RADARSOLO.COM – Kali Sipon atau Kali Songgorunggi di Dusun Pangtelu, Desa Kedungwinong, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, sempat meluap dan menyebabkan banjir akibat tersumbatnya aliran sungai oleh tumpukan sampah dan barongan bambu.
Peristiwa ini terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah Nguter pada Rabu (2/4/2025) petang. Luapan air sungai bahkan masuk ke sejumlah rumah warga yang berada di dekat bantaran sungai.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo bersama relawan dan warga setempat menggelar kerja bakti pada Jumat (4/4/2025) pagi.
Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo, Ariyanto Mulyatmojo, menyebut penyumbatan arus sungai di bawah jembatan menjadi pemicu utama banjir lokal tersebut.
Baca Juga: Roy Suryo Ungkap Hasil Analisis Video Dewasa Diduga Lisa Mariana, Siapa Sosok Pria Bersamanya?
“Setelah kami cek, penyebab utama meluapnya Kali Sipon adalah tumpukan sampah dan batang bambu yang menyumbat aliran air di bawah jembatan. Saat air datang deras, aliran tersendat dan meluap ke permukiman,” terang Ariyanto.
Dalam kerja bakti ini, BPBD mengerahkan alat berat untuk mengangkat tumpukan sampah dan batang bambu. Tak hanya itu, pengerukan delta sungai juga dilakukan untuk memperlancar aliran air.
“Pengerukan ini penting agar aliran sungai kembali lancar dan tidak menyebabkan genangan air saat hujan deras turun,” imbuhnya.
Beruntung, hujan tidak berlangsung lama sehingga luapan air cepat surut. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, warga diminta tetap waspada, terlebih di musim hujan.
BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai. Sampah yang menumpuk dapat menghambat aliran dan meningkatkan risiko banjir. (kwl)
Editor : Damianus Bram