RADARSOLO.COM – Bupati Sukoharjo Etik Suryani, menegaskan pentingnya peran bidan dalam sistem kesehatan nasional, khususnya dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
Tak hanya itu, Bupati juga meminta bidan bisa meningkatkan kesehatan reproduksi, serta mengendalikan pertumbuhan penduduk melalui program Keluarga Berencana (KB).
“Bidan dalam memberikan pelayanan harus mampu menghadapi tuntutan yang terus berubah seiring perkembangan masyarakat dan dinamika kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Etik Suryani, Jumat (18/4/2025).
Bupati juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang dinilai telah menginisiasi berbagai program dan kebijakan yang berdampak positif bagi pelayanan kebidanan di Sukoharjo.
Ia mendorong agar komitmen yang telah ada terus ditingkatkan melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor.
Sebagai organisasi profesi yang tersebar dari tingkat pusat hingga ranting, IBI dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung program-program kesehatan ibu dan anak.
Dalam menghadapi tantangan global dari berbagai aspek, penguatan kapasitas anggota melalui forum seperti Muscab menjadi sangat penting.
“Solidaritas bidan dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak harus terus dijaga dan diperkuat,” tegas Bupati.
Etik Suryani berharap, melalui semangat perubahan, kolaborasi, dan pelayanan berbasis bukti, peran bidan akan semakin optimal dalam menciptakan generasi yang sehat dan kuat.
Ia juga menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sukoharjo terhadap kepemimpinan baru hasil Muscab dalam memperkuat peran bidan di wilayahnya. (kwl)
Editor : Damianus Bram