Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Cegah Santunan Kematian Disunat, Dinsos Gandeng Kejari Sukoharjo

Iwan Kawul • Kamis, 24 April 2025 | 17:24 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani serahkan santunan kematian kepada ahli waris, awal pekan ini.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani serahkan santunan kematian kepada ahli waris, awal pekan ini.

RADARSOLO.COM – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukoharjo tak mau main-main soal penyaluran santunan kematian.

Guna memastikan uang duka senilai Rp 3 juta per ahli waris keluarga miskin (gakin) benar-benar sampai tanpa potongan, dinsos resmi menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo.

Langkah ini diambil sebagai respons atas berbagai isu tak sedap yang kerap muncul di tengah masyarakat.

“Selalu ada kabar soal pemotongan santunan. Padahal, bupati sudah menegaskan bahwa uang itu harus diterima utuh, tanpa potong sepeser pun,” tegas Kepala Dinsos Sukoharjo Suparmin, Kamis (24/4).

Suparmin mengakui, pihaknya selama ini sudah rutin melakukan sosialisasi kepada ahli waris. Namun, isu pemotongan tetap saja muncul setiap kali santunan disalurkan.

Tak ingin nama baik program sosial ini tercoreng, dinsos pun mengajak kejari turun tangan dalam hal pengawasan.

“Kalau nanti ditemukan ada potongan atau penyimpangan, langsung ditangani Kejari. Kami ingin memastikan program mulia dari bupati ini benar-benar sampai ke tangan yang berhak,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Suparmin juga mengingatkan seluruh petugas terkait agar tidak bermain-main dengan dana duka. Ia menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan amanah ini.

Sebagai informasi, program santunan kematian ini sudah berjalan sejak era eks bupati Wardoyo Wijaya dan diteruskan oleh bupati Etik Suryani. Setiap ahli waris keluarga miskin yang meninggal dunia berhak menerima bantuan Rp 3 juta, asalkan tercatat dalam data resmi.

“Jangan sampai niat baik pemerintah justru dirusak oleh oknum. Kami ingin keluarga yang ditinggalkan bisa merasakan kehadiran negara dalam duka mereka,” tegas Suparmin. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#santunan kematian sukoharjo #Dinsos Sukoharjo #Dinas sosial sukoharjo #Bupati Sukoharjo Etik Suryani #Dana duka sukoharjo