RADARSOLO.COM — Meski langit sempat mendung, kegiatan pengamatan langka fenomena “triple conjunction” atau konjungsi tiga benda langit, yakni bulan, Venus, dan Saturnus yang digelar di Observatorium Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Jumat pagi (25/4) tetap berjalan lancar.
Kepala Pusat Astronomi PPMI Assalaam A.R. Sugeng Riyadi menyampaikan, kegiatan pengamatan dimulai sejak dini hari. Namun karena cuaca berawan, fenomena baru dapat disaksikan secara jelas setelah waktu subuh.
"Awalnya mendung cukup tebal. Bulan sebenarnya sudah terbit pukul 02.58 WIB, disusul Venus pukul 03.08 WIB, dan Saturnus pukul 03.13 WIB. Tapi hingga pukul 04.00 pagi, langit belum sepenuhnya cerah," ungkap Sugeng.
Menurutnya, fenomena konjungsi tiga benda langit ini menampilkan posisi bulan berada di atas dua planet tersebut. Namun berbeda dengan istilah populer “langit tersenyum” saat bulan dan dua planet membentuk wajah tersenyum, kali ini justru menyerupai bentuk unik yang mengingatkan pada mainan anak-anak.
"Kalau biasanya orang bilang langit tersenyum, kali ini malah mirip mainan mobil-mobilan, tapi rodanya jauh. Venus tampak jelas, bulan sangat terang, sementara Saturnus agak remang-remang dan sempat tertutup awan," tambahnya.
Meski kegiatan ini terbuka untuk umum, kehadiran masyarakat terbilang minim. Beberapa santri dan dua wali santri terlihat sempat ikut mengamati dari kejauhan. Alat bantu seperti binokuler dan teleskop disiapkan, serta sempat digunakan untuk memotret momen konjungsi, meskipun hasilnya sedikit terganggu karena awan.
Pengamatan berakhir sekitar pukul 06.00 WIB setelah matahari mulai tinggi, meski langit masih belum sepenuhnya cerah.
"Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, meskipun peserta terbatas. Ini jadi pengalaman menarik dan tetap bermanfaat bagi santri serta siapa pun yang hadir," pungkas Sugeng Riyadi. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto