RADARSOLO.COM – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) sekaligus Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti, menghadiri silaturahmi akbar keluarga besar Muhammadiyah Sukoharjo di Gedung IPHI Sukoharjo, Sabtu (3/5).
Acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Sukoharjo.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menyinggung sejumlah program pendidikan nasional yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 yang jatuh oada 2 Mei. Salah satunya adalah program bantuan dana pendidikan untuk guru.
“Bantuannya berupa Rp 3 juta per semester untuk guru yang belum menempuh pendidikan D4 atau S1,” ungkap Mu’ti.
Ia menyebutkan bahwa pemerintah pusat saat ini masih berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyusun mekanisme penyaluran bantuan tersebut.
Lebih lanjut, Mu’ti memaparkan beberapa program prioritas Kemmendijdasmen yang tengah dijalankan. Di antaranya revitalisasi terhadap 11.440 sekolah di berbagai wilayah, hingga digitalisasi pendidikan dengan distribusi 15.000 perangkat smart board ke sekolah-sekolah.
Selanjutnya bantuan langsung kepada 315.000 guru honorer sebesar Rp 300 ribu per bulan, serta bantuan dana pendidikan bagi mahasiswa yang belum menyelesaikan studi sarjana sebesar Rp 3 juta per semester.
Etik mengajak kepada seluruh keluarga besar Muhammadiyah untuk membekali dan membentengi, serta bersinergi bersama, melawan radikalisme, intoleransi, penebar ujaran kebencian, serta berita-berita hoaks yang sudah merambah di lingkungan masyarakat yang dapat berakibat pada perpecahan umat.
"Saya juga mengajak kepada seluruh keluarga besar Muhammadiyah untuk selalu seiring seirama dalam memajukan pembangunan di Kabupaten Sukoharjo. Membawa dan mendukung tercipatnya Kabupaten Sukoharjo yang lebih makmur lagi," bebernya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto