RADARSOLO.COM - Warga Dusun Kalimider RT 1 RW 2, Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Sukoharjo protes jalan beton di kampung mereka. Sebab jalan yang baru dibangun pada bulan Januari 2025 lalu, kondisinya saat ini rusak.
Beton bagian atas pasirnya mengelupas dan berserakan sehingga membahayakan warga yang melalui jalur tersebut.
Ketua RT setempat Slamet mengatakan, jalan yang dibeton itu sepanjang 295 meter dengan lebar 3 meter.
“Kami mendengar pembetonan ini bersumber dari dana aspirasi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah tahun 2024 senilai Rp 100 juta,” jelas Slamet, Senin (5/5).
Terkait dengan pembangunan, kata dia, warga tidak dilibatkan. Karena proyek tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga.
Hanya saja, kata Slamet yang didampingi sejumlah warga ini mengaku, tidak berselang lama setelah jalan selesai dikerjakan jalan sudah rusak.
“Pengerjaan itu kalau tidak salah hanya dua hari. Selang beberapa hari, jalan sudah rusak parah. Pasir yang atas itu mengelupas dan menimbulkan debu dan membahayakan warga karena licin, bahkan sudah pernah ada warga yang terjatuh,” ungkapnya.
Atas persoalan tersebut, pihaknya meminta agar pihak yang membangun jalan itu bertanggungjawab.
“Mosok baru beberapa bulan dibangun sudah rusak? Padahal jalan beton yang dibangun warga secara mandiri sudah bertahun-tahun masih awet, ada apa ini”? ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Tegalsari, Kecamatan Weru mengatakan bahwa untuk betonisasi jalan yang sumbernya dari Aspirasi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah senilai Rp 100 juta itu, sudah risampaikan ke pihak pelaksana. Kemudian pelaksana bersedia untuk memperbaiki karena memang masih pemeliharaan.
"Tapi harapannya dari pihak pelaksana juga masyarakat juga diminta kalau jalan tidak dilewati kurun waktu yang sudah ditentukan. Jangan dilewati dulu seperti itu," ujar kades.
"Maksudnya kemarin dari pelaksana kan sepertinya agak kecewa. Kecewanya, misalnya setelah dicor, harusnya tidak dilewati dulu, malah sudah dilewati. Itu yang pelaksana sampaikan kepada kami," kata Nugroho. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto