RADARSOLO.COM – Bupati Sukoharjo Etik Suryani memimpin langsung kegiatan kerja bakti membersihkan saluran irigasi TOR VI di wilayah Sukoharjo Kota, Minggu (11/5).
Kegiatan ini juga diikuti oleh Wakil Bupati Eko Sapto Purnomo, Komandan Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf. Supri Siswanto, Kapolres AKBP Anggaito Hadi Prabowo, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, TNI/Polri, serta masyarakat dan relawan.
Dalam kesempatan itu, Etik menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga fungsi saluran irigasi, terutama di daerah yang menjadi lumbung padi Jawa Tengah, seperti Kelurahan Kriwen dan Bulakan.
“Kita bersama-sama hadir di sini dengan komitmen untuk membersihkan saluran irigasi sebagai bagian dari upaya menopang ketahanan pangan di Kabupaten Sukoharjo. Sukoharjo adalah daerah penyangga padi Jawa Tengah, maka irigasi harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Etik juga menekankan pentingnya kesadaran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, tanggung jawab kebersihan tidak hanya berada di tangan pemerintah, tetapi juga seluruh warga.
“Jangan menunggu banjir atau sampah menumpuk. Kesadaran untuk menjaga lingkungan harus dimulai dari diri sendiri. Kalau kita kompak dan bergotong royong, insya Allah Sukoharjo akan menjadi daerah yang bersih dan nyaman,” tambahnya.
Etik turut menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, dan para relawan yang ikut terlibat dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Ia berharap hasil dari kerja bakti ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh para petani di Kriwen dan Bulakan.
Sementara itu, Camat Sukoharjo Havid Danang Purnomo Widodo mengungkapkan bahwa berdasarkan pemetaan pihak kecamatan, terdapat 12 titik bangunan yang berada di atas saluran irigasi, yang turut menyebabkan tersumbatnya aliran air.
“Dalam waktu dekat, kami akan memanggil para pemilik bangunan tersebut untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” katanya.
Kegiatan kerja bakti ini menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dalam mengantisipasi banjir serta memastikan saluran irigasi berfungsi optimal demi mendukung pertanian dan swasembada pangan. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto