Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Jelang Idul Adha 2025, Harga Domba Dan Sapi Di Sukoharjo Meroket: Ini Kisaran Harganya

Iwan Kawul • Senin, 12 Mei 2025 | 18:39 WIB
Ilustrasi penyemprotan disinfektan pada ternak sapi di Pasar Hewan Mojolaban, Sukoharjo untuk mencegah PMK.
Ilustrasi penyemprotan disinfektan pada ternak sapi di Pasar Hewan Mojolaban, Sukoharjo untuk mencegah PMK.

RADARSOLO.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, permintaan hewan kurban di sejumlah wilayah di Kabupaten Sukoharjo mulai menunjukkan peningkatan. Para peternak dan pedagang mencatat kenaikan penjualan, terutama untuk kambing, domba, dan sapi.

Andhika, peternak domba di Desa Plesan, Kecamatan Nguter, mengatakan bahwa saat ini harga kambing dan domba berada di kisaran Rp 2,3 juta hingga Rp 5 juta per ekor, tergantung ukuran dan beratnya.

“Untuk pembeli sudah mulai banyak ini, Mas. Per hari bisa laku 2 sampai 5 ekor domba. Beratnya mulai dari 25 kilogram sampai 70 kilogram,” ujarnya saat ditemui, Senin (12/5).

Ia juga memprediksi harga akan terus naik mendekati Idul Adha, seiring tingginya permintaan pasar.

Hal senada diungkapkan Kuncoro, pedagang sapi asal Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto. Ia menyebut bahwa jenis sapi jantan dengan harga di bawah Rp 25 juta menjadi pilihan utama masyarakat.

“Sapi jenis simental, limusin, dan PO yang harganya Rp 20 juta sampai Rp 25 juta laku keras. Sudah ada kenaikan permintaan sejak Idul Fitri kemarin,” jelasnya.

Meski demikian, Kuncoro menambahkan bahwa sapi dengan harga di atas Rp 25 juta kurang diminati. Dia berharap tren positif ini terus berlanjut hingga puncak musim kurban.

“Rata-rata masyarakat yang akan berkurban mencari harga sapi sesuai kemampuan,” tambahnya.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan  Sukoharjo Arif Rahmanto mengatakan, peternak diminta untuk menjaga kebersihan kandang, memastikan hewan ternaknya sehat, serta meningkatkan pemberian pakan bergizi.

"Kami dari dinas juga akan melakukan pemantauan langsung ke lapangan guna memastikan hewan qurban bebas dari penyakit,” terang Arif.

Selain itu, Arif menegaskan pentingnya melengkapi hewan qurban dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sesuai ketentuan.

“Permohonan SKKH bisa diajukan langsung ke kantor Dinas. Prosesnya cepat, sehari jadi,” pungkasnya. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#idul adha #Harga hewan kurban di sukoharjo #Ternak sapi dan kambing #harga hewan kurban