RADARSOLO.COM – Kepolisian Resor (Polres) Sukoharjo melalui Polsek Weru bersama TNI dan relawan gotong royong pascabencana alam banjir yang robohnya dapur Pondok Pesantren (Ponpes) Qoryatul Quran Komplek 7 di Dusun Jetis RT 01 RW 12, Desa Krajan, Kecamatan Weru.
Aksi ini digelar pada Senin (19/5) siang, dengan fokus pada pembersihan puing-puing bangunan dapur pesantren yang roboh akibat banjir yang terjadi Kamis (15/5) malam.
Apel gabungan dimulai pukul 13.00 dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Weru AKP Efendi Kristono.
“Robohnya dapur pondok ini akibat banjir yang melanda wilayah Kamis pekan lalu,” ujar Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, melalui Kapolsek Weru AKP Efendi Kristono, Selasa (20/5).
Ia juga mengingatkan seluruh personel dan relawan untuk mengutamakan keselamatan selama kegiatan berlangsung, mengingat cuaca masih hujan gerimis dan potensi banjir susulan tetap harus diwaspadai.
“Cuaca masih gerimis. Mohon tetap hati-hati, saling mengingatkan, dan terus pantau kondisi sungai karena wilayah atas seperti Jatirejo dan Semin juga sedang hujan. Banjir bisa datang tiba-tiba,” imbuhnya.
Kegiatan baksos ini merupakan bentuk kepedulian TNI-Polri terhadap masyarakat terdampak bencana serta mempererat sinergi bersama unsur relawan dan warga. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto