RADARSOLO.COM – Sejumlah sungai di Kabupaten Sukoharjo sering tercemar limbah cair bioetanol alias badek, yang dihasilkan para perajin alkohol. Disebabkan belum optimalnya pengolahan limbah vinasse tersebut. Solusinya, sejumlah akademisi turun gunung memberi pelatihan pengolahan vinasse kepada para perajin alkohol.
Sebagai catatan, vinasse merupakan limbah cair hasil fermentasi produksi bioetanol dengan kandungan organik cukup tinggi. Jika tidak dikelola dengan baik, limbah ini berdampak buruk pada pencemaran lingkungan.
Kepala DLH Kabupaten Sukoharjo Agus Suprapto menjelaskan, pelatihan pengolahan vinasse menggandeng Tim Riset Grup Lingkungan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), Sekolah Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Pelatihan digelar di ruang rapat Wijaya 2, Kantor Terpadu Menara Wijaya lantai 9.
Akademisi yang dilibatkan, yakni Dekan Sekolah Pascasarjana UNS Prof. Sajidan, Suranto, dan Komariah. Sasaran pelatihan yakni perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, termasuk para perajin alkohol dari Kecamatan Mojolaban dan Polokarto.
Dalam pemaparannya, perwakilan UNS menyebut vinasse mengandung kadar biochemical oxygen demand (BOD), chemical oxygen demand (COD), dan total suspended solid (TSS) yang sangat tinggi. Sehingga berpotensi mencemari lingkungan jika dibuang sembarangan, terutama ke sungai.
Namun, vinasse juga bisa diolah menjadi pupuk organik, campuran media budi daya larva black soldier fly (BSF), hingga bahan dasar bioplastik. DLH bersama UNS sudah merancang pelatihan lanjutan, untuk memanfaatkan vinasse sebagai bahan pupuk organik dan media BSF.
“Kami berharap pelatihan ini bisa menjadi solusi konkret terkait permasalahan limbah badek. Sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi perajin bioetanol,” jelas Agus.
Selain itu, DLH juga mendorong para pelaku usaha mikro bioetanol untuk mulai mengintegrasikan pendekatan ramah lingkungan dalam proses produksinya.
“Sehingga mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sukoharjo,” imbuhnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto