RADARSOLO.COM - Seorang driver ojek online Maxim bernama Taufik menjadi korban penusukan saat menerima orderan di sebuah rumah kontrakan di Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, pada Senin pagi (21/7/2025).
Peristiwa bermula saat korban menerima pesanan pengantaran barang melalui aplikasi sekitar pukul 08.00 WIB.
Ketika tiba di lokasi penjemputan, pemesan meminta bantuan agar Taufik membantu mengangkat lemari kecil.
Tanpa menaruh curiga, Taufik bersedia membantu.
Namun saat hendak mengangkat lemari, pelaku yang diduga masih di bawah umurtiba-tiba menikam bagian leher korban dengan pisau dapur.
Korban langsung berteriak meminta pertolongan, hingga warga sekitar berdatangan dan segera memberi bantuan.
Sementara itu, pelaku melarikan diri meninggalkan lokasi.
Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit UNS untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca Juga: Tradisi Pulung Langse Kembali Digelar Di Makam Ki Ageng Balak, Mampu Dongkrak Sektor Pariwisata
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo melalui Kapolsek Kartasura, AKP Tugiyo, membenarkan kejadian tersebut.
Polisi menyebut pelaku merupakan remaja laki-laki berusia sekitar 16 tahun.
“Iya mas, ini masih kami periksa korban dan kumpulkan keterangan saksi. Pelakunya anak-anak, laki-laki usia sekitar 16 tahun, dan saat ini masih dalam pengejaran,” kata AKP Tugiyo, Senin siang.
Pihak kepolisian menduga pelaku telah merencanakan aksi penyerangan, dengan cara memancing korban datang ke lokasi menggunakan modus pemesanan jasa angkut lemari.
Saat ini, petugas dari Polsek Kartasura masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, serta menghimpun keterangan tambahan dari saksi dan warga.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui ciri-ciri atau keberadaan pelaku agar segera melapor ke pihak berwajib untuk mempercepat proses penangkapan.(kwl)
Editor : Nur Pramudito