RADARSOLO.COM – Meningkatkan kapasitas personel kepolisian dalam menghadapi kejahatan siber dan transnasional, Polres Sukoharjo menggelar forum belajar bersama bertajuk 'Cyber and International Investigation Class with the FBI', Rabu (6/8).
Forum berlangsung di Aula R. Kusnadi Mapolres Sukoharjo. Dihadiri Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol. Ribut Hari Wibowo, didampingi wakapolda, irwasda, karo SDM, dirreskrimsus, dirresnarkoba, kabid propam (diwakili kasubdit paminal), kabid TIK, kapolresta Solo, serta kapolres jajaran se Solo Raya.
Sekira 70 personel perwakilan polres jajaran se Solo Raya mengikuti pelatihan ini. Menghadirkan narasumber utama Atase Hukum dari Federal Bureau of Investigation (FBI) untuk Indonesia Robert Laferty.Baca Juga: Workshop Mobil Hias Di Sukoharjo Ikut Berdayakan Warga, Pesanan Membanjir Jelang Karnaval Hari Kemerdekaan
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada para tamu undangan, khususnya Robert Laferty dan tim FBI. Serta menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM Polri dalam menghadapi dinamika kejahatan modern.
“Selamat datang di Sukoharjo, kota yang berada di jantung budaya Jawa. Hari ini kita berkumpul dalam forum penting untuk memperkuat kemampuan siber dan investigasi internasional personel Polri. Inisiatif ini menjadi momentum berharga untuk meningkatkan keterampilan, memperluas pengetahuan, serta membangun jejaring kerja sama lintas negara,” kata Anggaito.
Anggaito menambahkan, perkembangan era digital telah menghadirkan tantangan baru dalam bentuk kejahatan lintas negara yang semakin kompleks. Seperti penipuan online dan peredaran narkoba berbasis siber.
“Kejahatan kini bisa dilakukan dari mana saja dan berdampak ke seluruh dunia. Oleh karena itu, kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan metode investigasi konvensional. Diperlukan pendekatan baru yang presisi dan terintegrasi secara global,” tegasnya.
Kehadiran FBI dalam forum ini diharapkan dapat memperkaya wawasan para peserta. Terutama dalam mendeteksi dan merespons ancaman siber secara cepat. Kemudian mengembangkan teknik investigasi digital dan lintas negara.
Selain itu, membangun kerja sama internasional untuk penegakan hukum. Serta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dalam menghadapi kejahatan era digital.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Robert Laferty dan tim FBI atas kesediaannya berbagi ilmu. Semoga kegiatan ini menjadi tonggak awal kemitraan kuat antara Polri dan FBI,” beber Anggaito.
Sementara itu dalam arahannya, Kapolda Jateng Irjen. Pol. Dr. Ribut Hari Wibowo menekankan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan penuh konsentrasi.
“Manfaatkan kesempatan berharga ini untuk belajar secara maksimal dari narasumber yang berpengalaman. Jangan ragu untuk bertanya dan berdiskusi. Semakin banyak yang kalian serap hari ini, akan semakin bermanfaat dalam pelaksanaan tugas ke depan,” tegas kapolda.
Kapolda juga mengapresiasi inisiatif Polres Sukoharjo dalam menghadirkan pelatihan internasional sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi tantangan kejahatan global.
“Kegiatan seperti ini harus terus dikembangkan. Dunia kejahatan terus berubah dan kita harus siap beradaptasi,” bebernya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto