RADARSOLO.COM – Kasus kebakaran di Kecamatan Kartasura terbilang tinggi. Sayangnya, di salah satu kecamatan dengan kepadatan cukup tinggi di Sukoharjo tersebut belum tersedia pos pemadam kebakaran (damkar). Inilah yang melandasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo berniat membangun mako damkar di Kartasura.
Gayung bersambut, pemkab bersama DPRD Sukoharjo sudah sepakat dalam percepatan realisasi pos damkar di Kartasura. Dengan harapan bisa mempercepat penanganan kebakaran sekaligus penanganan kebencanaan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Abdul Haris Widodo menjelaskan, rencana pembangunan pos damkar di Kartasura sudah lama dibahas. Tahun ini, hasil pembahasan ulang dengan legislatif menghasilkan sinyal positif.
“Kami sepakat merealisasikan pos damkar di Kartasura, namun tetap melalui perencanaan matang. Semua aspek disiapkan. Mulai dari anggaran, SDM (sumber daya manusia), lokasi, hingga sosialisasi ke masyarakat,” kata Haris, Kamis (14/8).
Hadirnya pos damkar di Kartasura diharapkan menjadi garda terdepan penanganan kebakaran. Tidak hanya untuk Kartasura, tetapi juga wilayah lain yang berbatasan langsung.
“Kecepatan respons menjadi kunci dalam upaya pemadaman kebakaran. Apaagi sebagian besar kasus kebakaran terjadi di daerah pinggiran, yang jauh dari pos induk damkar di Sukoharjo,” imbuh Haris.
Ketua DPRD sekaligus Ketua Badan Anggaran (Banggar) Nurjayanto menegaskan, mendukung penuh kebijakan pembangunan pos damkar di Kartasura. Tak hanya itu, legislatif juga merekomendasi penambahan anggaran untuk pelatihan dan sertifikasi petugas damkar.
“Pembangunan pos damkar di Kartasura sudah masuk tahapan kesimpulan dalam rapat banggar terkait KUA-PPAS APBD 2026. Ini penting, demi efisiensi penanganan kebakaran dan kebencanaan. Kartasura sangat layak mendapat prioritas,” tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Sunarto menyebut penambahan pos damkar di Kartasura sejatinya sudah diusulkan sejak 2020. Kartasura dipilih karena angka kasus kebakaran relatif tinggi. Rencananya, pos akan dibangun di atas lahan eks UPTD DPUPR Kartasura.
“Ketersediaan lahan menjadi modal awal yang bagus. Selanjutnya tinggal menunggu keputusan final dari pemkab,” jelas Sunarto.
Sementara itu, rencana pembangunan pos damkar baru diapresiasi Camat Kartasura Ikhwan Sapto Darmono. Dia mengaku warganya sudah lama menantikan kehadiran pos damkar.
“Selama ini penanganan kebakaran dibantu dari pos induk atau daerah sekitar. Namun jika Kartasura punya pos damkar sendiri, respons akan lebih cepat dan jangkauan lebih luas,” bebernya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto