RADARSOLO.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Mulur, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo punya mimpi jadi pioner pengolahan sampah plastik se Solo Raya. Saat ini, sedang dibangun pabrik pengolahan sampah plastik di Dusun Cankringsari, yang ditargetkan beroperasi pada Oktober mendatang.
Kepala Desa Mulur Sugeng Riyadi menjelaskan, nantinya pabrik ini akan dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sugeng Abadi Mulur. Per hari, pabrik bisa mengolah 3 ton sampah plastik. Saking besarnya kapasitas olahan, BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih se Solo Raya akan dilibatkan sebagai mitra pemasok sampah plastik.
“Kalau ditotal, kebutuhan bahan baku sampah plastik 100 ton per bulan. Sangat banyak, sehingga harus bekerja sama dengan BUMDes lain sebagai pengepul botol plastik. Setelah disetor ke sini, nanti kami beli,” jelas Sugeng, Selasa (26/8).
Hasil olahan biji plastik nanti tidak hanya untuk kebutuhan dalam negeri, tetapi juga akan diekspor keluar negeri. Prosesnya dimulai dari pengumpulan bahan, dilebur, lalu diolah hingga siap ekspor.
Sugeng mengaku pembangunan pabrik ini butuh anggaran cukup besar, mencapai Rp 2 miliar. Merealisasikan proyek tersebut, Pemdes Mulur menggandeng investor untuk menanam modal.
“Kami sadar anggarannya tidak kecil, sehingga kami butuh investor. Dengan adanya pabrik ini, kami berharap tidak hanya memberi manfaat bagi lingkungan, tapi juga membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian desa,” imbuhnya. (kwl/fer)