RADARSOLO.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo memastikan saat ini gudang penyimpanan logistik pemilu sudah tidak lagi beroperasi. Hal itu setelah seluruh proses lelang logistik pemilu maupun pilkada selesai dilaksanakan. Barang-barang terkait sudah diambil pemenang lelang.
Ketua KPU Sukoharjo Syakbani Eko Raharjo menjelaskan, pihaknya menyewa dua gudang berbeda untuk penyimpanan logistik. Pada Pemilu 2024, KPU Sukoharjo menggunakan gudang di wilayah Sukoharjo Kota. Sementara untuk pilkada, gudang yang dipakai berada di wilayah Grogol.
”Gudang ini dipakai untuk menyimpan logistik pemilu dan pilkada. Untuk pemilu kemarin, gudang berada di Sukoharjo kota, sedangkan Pilkada menggunakan gudang di Grogol,” ujar Syakbani, Kamis (11/9).
Menurutnya, setelah pemilu 2024 selesai, KPU Sukoharjo melaksanakan lelang logistik. Proses itu dilakukan setelah ada pemeriksaan badan pemeriksa keuangan (BPK). Lelang mencakup berbagai perlengkapan utama, seperti kotak suara, bilik suara, surat suara, hingga sampul dan perlengkapan lain yang terkait dengan penyelenggaraan pemilu dan pilkada.
”Lelang logistik sudah selesai dan sudah ada pemenangnya. Barang-barang sudah diambil oleh pemenang lelang. Saat ini gudang sudah kosong, tinggal dibersihkan untuk kemudian dikembalikan ke pemilik,” jelasnya.
Syakbani menambahkan, kontrak sewa gudang diperkirakan akan selesai pada pertengahan Oktober mendatang. Dengan demikian, seluruh aktivitas operasional gudang KPU Sukoharjo dinyatakan sudah tidak ada lagi.
”Artinya per pertengahan Oktober nanti, gudang sudah tidak dipakai. Semua proses sudah selesai, baik pemilu maupun pilkada,” tandasnya. (kwl/adi)
Editor : fery ardi susanto