RADARSOLO.COM- Keceriaan empat remaja yang berenang di Saluran Irigasi Colo Timur, Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Minggu (21/9/2025) berubah menjadi duka mendalam.
Salah satu dari mereka, Z, 14, warga Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo meregang nyawa setelah tubuhnya lenyap ditelan derasnya arus sungai.
Sekitar pukul 10.00, korban bersama tiga temannya asyik bermain di bantaran sungai.
Tanpa pikir panjang, Z nekat melompat ke dalam air, seolah ingin menunjukkan keberaniannya berenang di sungai yang saat itu arusnya cukup deras.
Namun, keceriaan itu hanya bertahan sebentar.
Setelah hampir 15 menit, tawa riang berubah jadi kepanikan.
Tubuh Z terombang-ambing derasnya arus sungai. Ketiga temannya mulai berteriak histeris, berusaha menolong. Tetapi usaha itu sia-sia.
“Korban bermain di pinggir sungai sekitar pukul 10 pagi. Lalu melompat ke sungai karena ingin berenang. Namun korban ternyata tidak bisa berenang sehingga terseret arus,” terang Kapolsek Mojolaban AKP Askolani Budiyanto mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo.
Dalam kondisi panik, ketiga teman Z berlari meminta pertolongan warga.
Laporan cepat pun segera diteruskan ke Polsek Mojolaban.
Tak lama berselang, tim gabungan polisi bersama SAR Sukoharjo bergerak menyusuri aliran sungai dengan perahu karet, membelah derasnya arus demi mencari keberadaan Z.
Baca Juga: Tak Terbendung! IC Sukoharjo Gasak Dua Lawan, Tiket Playoff honda DBL Solo 2025 dalam Genggaman
Sekitar pukul 10.53, tubuh Z ditemukan mengapung tak bernyawa, hanya sekitar 20 meter dari pintu air tempat ia melompat.
Jasad Z Langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (kwl)
Editor : Tri wahyu Cahyono