Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bedayakan Disabilitas, Pemdes Tepisari Polokarto Sukoharjo Bagikan Bantuan Ayam Kampung

Iwan Kawul • Kamis, 2 Oktober 2025 | 01:15 WIB

 

Pemdes Tepisari, Polokarto bagikan bantuan ayam untuk dibudi daya penyandang disabilitas.
Pemdes Tepisari, Polokarto bagikan bantuan ayam untuk dibudi daya penyandang disabilitas.

RADARSOLO.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Tepisari, Kecamatan Polokarto berkomitmen menjadi desa inklusif yang ramah bagi warga, tak terkecuali penyandang disabilitas. Langkah ini diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan, agar difabel memiliki kesempatan yang sama dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan pembangunan desa.

Kepala Desa (Kades) Tepisari Basuki Rahmat menjelaskan, prinsip inklusivitas menjadi dasar utama dalam setiap kebijakan dan program pembangunan yang dijalankan. Artinya, seluruh warga diperlakukan setara, diberi hak dan kesempatan yang sama, serta dilibatkan dalam proses pembangunan tanpa diskriminasi.

“Kami berkomitmen menjadikan Tepisari sebagai desa inklusif. Semua warga, termasuk penyandang disabilitas harus diperlakukan setara. Memiliki hak yang sama dalam setiap aspek kehidupan, serta berperan aktif dalam pembangunan,” kata Basuki, Rabu (1/10).

Saat ini tercatat 27 penyandang disabilitas dengan berbagai kondisi tinggal di Desa Tepisari. Dalam kurun 5-10 tahun terakhir, tidak ditemukan kasus kelahiran baru dengan disabilitas di desa tersebut.

Mereka dipihaki dengan bantuan tiga ekor ayam kampung per orang untuk dipelihara. Program sederhana ini diharapkan menjadi awal kemandirian ekonomi difabel secara bertahap.

“Kami ingin difabel punya aktivitas produktif. Salah satunya dari bantuan ayam kampung ini, supaya dipelihara dan berkembang biak. Sehingga nanti menjadi tambahan penghasilan,” imbuh Basuki.

Selain itu, pemdes juga berupaya menciptakan lingkungan sosial yang inklusif. Mulai dari akses layanan publik, hingga ruang partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan. Termasuk membuka ruang komunikasi aktif dengan keluarga difabel, agar kebutuhan mereka terakomodasi secara tepat.

“Ke depan kami akan terus memperluas program pemberdayaan ini, agar seluruh warga termasuk penyandang disabilitas merasakan manfaat pembangunan. Tumbuh bersama dalam kehidupan bermasyarakat,” tandasnya. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#desa tepisari polokarto #pemberdayaan disabilitas desa tepisari #pemberdayaan difabel desa tepisari