RADARSOLO.COM – Warga Desa Karangwuni, Kecamatan Polokarto desak pemerintah desa setempat untuk segera menyelesaikan pembangunan lapangan sepak bola. Hal ini mencuat dalam Musrenbangdes Desa Karangwuni, akhir pekan lalu.
Kepala Desa Karangwuni Hartono mengakui bahwa warganya pada saat musrenbangdes mendesak supaya lapangan sepak bola segera diselesaikan. Lapangan sepak bola Karangwuni dibangun secara bertahap, menyesuaikan anggaran desa.
"Ya saat musrenbangdes ada permintaan warga, supaya lapangan sepak bola segera diselesaikan," terang Hartono, Jumat (3/10).
Menurut Hartono, pembangunan lapangan sepak bola berada di sebelah utara Dukuh Gemblung. Proyek ini menggunakan lahan seluas 1,3 hektare.
Arena ini merupakan tanah bengkok kepala desa, dan pembangunannya adalah kewenangan desa. Hartono juga menyebut bahwa pihaknya sudah mengantongi persetujuan warga masyarakat untuk menggunakan lahan tanah bengkok kepala desa itu.
"Tokoh masyarakat, RT dan RW sudah tanda tangan persetujuan semua. Kami sudah ada perdesnya. Penggunaan tanah bengkok kan kewenangan kami pemerintah desa," ungkap Hartono.
Rencananya, menurut Hartono, pembangunan akan dilakukan secara bertahap menggunakan dana desa. Total keseluruhan anggaran lapangan sepak bola itu diperkirakan mencapai Rp 1,8 miliar.
"Kami rencanakan pembangunan bertahap, sampai tiga tahap," bebernya.
Pada tahun depan, pihaknya akan menganggarkan Rp 190 juta untuk menyelesaikan pembangunan lapangan. Harapannya, lapangan sepak bola ini bisa memfasilitasi putra daerah setempat dalam berolahraga.
Pembangunan lapangan ini juga diharapkan bisa menambah pendapatan asli desa (PADes). Karena, kedepan, lapangan sepak bola ini akan dikelola oleh BUMDes. (kwl/nik)
Editor : fery ardi susanto