Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Proyek Irigasi Tersier Di Sukoharjo Digelontor Rp 29 Miliar

Iwan Kawul • Jumat, 10 Oktober 2025 | 00:34 WIB
Monitoring dan evaluasi proyek irigasi di Kabupaten Sukoharjo, Kamis (9/10).
Monitoring dan evaluasi proyek irigasi di Kabupaten Sukoharjo, Kamis (9/10).

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo melalui dinas pertanian dan perikanan (distankan) menggelar monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan jaringan irigasi tersier, Kamis (9/10). Irigasi ini nantinya akan memperlancar distribusi air ke lahan pertanian, sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

Kepala Distankan Sukoharjo Bagas Windaryatno menjelaskan, proyek jaringan irigasi tersier ini disokong anggaran Rp 29 miliar dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) dan Kementerian PUPR. Digunakan untuk memperkuat infrastruktur saluran irigasi di sejumlah titik strategis, menjadi sumber air utama bagi petani.

Hadir dalam monev, Tenaga Ahli Direktur Irigasi dan Lahan Kementerian Pertanian, BBWSBS, perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah, serta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sukoharjo. Hasilnya, progres pembangunan jaringan irigasi sesuai rencana dan target.

Selain itu, tim juga kunjungan ke Bendung Cendono di Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari yang saat ini mengalami kendala distribusi air. Mengatasi permasalahan tersebut, langkah revitalisasi dan pembangunan bendung telah disiapkan.

“Revitalisasi nanti berupa pengerukan. Segera kami laksanakan dalam waktu dekat. Sementara untuk pembangunan bendungnya, nanti di 2026 melalui Kementerian PUPR,” jelas Bagas.

Bagas menegaskan bahwa jaminan terhadap ketersediaan air irigasi yang lancar menjadi faktor penting bagi keberlangsungan sektor pertanian di Sukoharjo. Dengan jaringan irigasi yang baik dan distribusi air yang merata, Sukoharjo diyakini mampu mempertahankan perannya sebagai penyangga pangan di Jawa Tengah.

“Dengan terjaminnya jaringan irigasi yang baik dan pengaliran air yang lancar, Sukoharjo bisa terus bertahan sebagai penyangga pangan di Jawa Tengah,” pungkasnya. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#bbwsbs #Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo #distankan sukoharjo #balai besar wilayah sungai bengawan solo #proyek irigasi tersier sukoharjo