Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Jadi Langganan Banjir, Kebut Rehab Saluran Irigasi Kudusan Di Gentan Sukoharjo: Sedimentasi Parah Dan Tersumbat Sampah

Iwan Kawul • Selasa, 28 Oktober 2025 | 01:38 WIB

 

Alat berat diterjunkan untuk mengeruk sedimentasi dan sampah yang menyumbat saluran irigasi di Desa Gentan, Kecamatan Baki, Senin (27/10).
Alat berat diterjunkan untuk mengeruk sedimentasi dan sampah yang menyumbat saluran irigasi di Desa Gentan, Kecamatan Baki, Senin (27/10).

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo mempercepat upaya mitigasi bencana hidrometeorologi, terutamabanjir. Mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan. Sedimentasi sejumlah saluran irigasi dikeruk, salah satunya di Desa Gentan, Kecamatan Baki.

Rehab irigasi di gentan dipantau langsung Wakil Bupati (Wabup) Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, Senin (27/10). Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bowo Sutopo Dwi Atmojo, serta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo.

Rehabilitasi fokus pemeliharaan, pengerukan, dan rekonstruksi saluran yang mengalami pendangkalan. Termasuk membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat gorong-gorong.

Diketahui saluran Kudusan ini melintasi tiga desa di dua kecamatan. Yakni Desa Purbayan dan Gentan, Kecamatan Baki, serta Desa Makamhaji, Kartasura. Saat turun hujan, irigasi tersebut sering meluap dan menggenangi jalan.

Sapto menegaskan, sidak kali ini untuk memantau dan memastikan rehab irigasi berjalan sesuai rencana. Mengingat Kota Makmur segera memasuki puncak musim penghujan.

“Kami siap bersinergi dan mendukung program pengurangan risiko bencana sejak dini. Bertujuan untuk menghindari kejadian bencana seperti banjir tahun lalu,” ucap Sapto.

Sapto juga mengapresiasi kepedulian masyarakat dan relawan, yang terlibat dalam dua kali kegiatan kerja bakti manual di irigasi Kudusan.

“Mungkin dalam prosesnya masyarakat sedikit terganggu aktivitas alat berat. Tapi ini semua demi kenyamanan dan antisipasi luapan air,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo mengaku, irigasi Kudusan rawan banjir. Bahkan dua kali giat kerja bakti pembersihan saluran sebelumnya, tak membuahkan hasil.

“Di area saluran banyak berdiri bangunan. Ini yang menjadi kendala saat pembersihan. Selain itu banyak sampah yang menyumbat gorong-gorong,” beber Ariyanto. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#irigasi gentan baki sukoharjo #perbaikan irigasi gentan sukoharjo #irigasi kudusan sukoharjo