Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Transaksi Polokarto Tumoto Expo 2025 Lampaui Target, Raup Rp 379 Juta

Iwan Kawul • Sabtu, 1 November 2025 | 02:33 WIB

 

Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat pembukaan Polokarto Tumoto Expo 2025, Selasa malam (28/10).
Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat pembukaan Polokarto Tumoto Expo 2025, Selasa malam (28/10).

RADARSOLO.COM – Polokarto Tumoto Expo 2025 resmi ditutup, Kamis (30/10) malam, dengan hasil menggembirakan. Gelaran tahunan yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Polokarto ini mencatat total transaksi mencapai Rp 379 juta. Angkanya melampaui target semula, yakni sebesar Rp 350 juta.

Camat Polokarto Herry Mulyadi mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti nyata semangat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Polokarto yang terus berkembang dari tahun ke tahun.

Alhamdulillah, target Rp 350 juta bukan hanya tercapai, tapi terlampaui. Ini menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat dan daya beli warga semakin baik. UMKM kami semakin berani tampil dan bersaing,” ujarnya.

Herry menambahkan, Polokarto Tumoto Expo tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. “Expo ini bukan sekadar bazar, melainkan sarana menggerakkan ekonomi warga, menumbuhkan semangat wirausaha, serta ajang kreasi dan hiburan rakyat. Ada lomba mewarnai, pertunjukan seni budaya, hingga konser musik OM Lorenza yang semuanya menjadi bagian dari pesta ekonomi warga Polokarto,” tandasnya.

Selama tiga hari penyelenggaraan, Selasa–Kamis (28–30/10), Polokarto Tumoto Expo diikuti oleh 17 stand desa. Menampilkan produk unggulan masing-masing, mulai dari olahan pangan, kerajinan, hingga hasil pertanian lokal.

Ketua panitia Rini Wahyuni, yang juga Direktur BUMDesma Polokarto menyampaikan, tema tahun ini menonjolkan ketahanan pangan lokal. Setiap stand diwajibkan menjual produk hasil pertanian dan olahan dari wilayah masing-masing.

Stand-stand menjual produk khas, seperti jambu air Desa Pranan, rengginang Desa Bugel, gempol pleret Desa Karangwuni, hingga batik Desa Wonorejo. Semua produk diproduksi sendiri oleh warga. Ini menunjukkan bahwa Polokarto punya potensi ekonomi luar biasa,” ujarnya. (kwl/nik)

Editor : fery ardi susanto
#Polokarto Tumoto Expo 2025