Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

SPPG POLRI Aspol Grogol Indah Awasi Ketat Keamanan Menu MBG

Iwan Kawul • Senin, 3 November 2025 | 02:38 WIB

 

CEK: Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) POLRI Aspol Grogol Indah cek MBG jelang didistribusikan.
CEK: Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) POLRI Aspol Grogol Indah cek MBG jelang didistribusikan.

RADARSOLO.COM – Komitmen Polres Sukoharjo dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya sebatas menyalurkan makanan bergizi, tetapi juga memastikan setiap hidangan yang diterima siswa benar-benar aman dikonsumsi.

Melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) POLRI Aspol Grogol Indah, pengawasan keamanan pangan dilakukan secara ketat dengan keterlibatan aktif tim Dokkes Polres Sukoharjo.

Program yang mulai berjalan sejak 13 Oktober 2025 itu telah melayani 25 sekolah di wilayah Sukoharjo, dengan 2.166 penerima manfaat.

Dapur SPPG yang berlokasi di Aspol Grogol Indah, Telukan, Grogol ini kini menjadi salah satu model dapur sehat yang telah mengantongi Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS) dan Izin Kelayakan Lingkungan (IKL).

Penanggung jawab SPPG POLRI Aspol Grogol Indah Ipda Ragil Yudo Wijayanto menegaskan, setiap tahapan pengolahan makanan dilakukan di bawah pengawasan Dokkes Polres Sukoharjo untuk memastikan kualitas dan keamanan pangan.

“Keamanan pangan adalah prioritas utama. Sebelum makanan dikirim ke sekolah, tim Dokkes melakukan uji Food Safety terhadap setiap sampel, mulai dari pemeriksaan organoleptik — warna, aroma, dan rasa — hingga pengujian reagen kimia untuk memastikan tidak ada kandungan berbahaya,” jelas Ipda Ragil, Sabtu (1/11).

Dia menambahkan, uji keamanan tersebut dilakukan setiap hari untuk memastikan setiap menu yang diolah sesuai dengan standar gizi anak usia sekolah.

“Kami tidak hanya fokus pada rasa dan tampilan, tetapi juga kandungan gizinya. Menu disusun agar seimbang antara karbohidrat, protein, sayur, dan buah, dengan bahan-bahan segar yang dipilih secara ketat,” imbuhnya.

Menurut Ragil, keterlibatan tim Dokkes menjadi langkah strategis dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program MBG. Dengan sistem kontrol berlapis, seluruh makanan yang diolah di dapur SPPG dipastikan higienis dan layak dikonsumsi.

“Kami ingin memastikan bahwa makanan yang diterima anak-anak benar-benar sehat, bergizi, dan aman. Karena tujuan utama program ini adalah membentuk generasi yang tumbuh sehat dan cerdas,” ujarnya.

Selain jaminan keamanan pangan, Ragil juga menyoroti dampak sosial dari kegiatan ini. Polres Sukoharjo melibatkan masyarakat sekitar dalam pengelolaan dapur, mulai dari tenaga masak hingga distribusi makanan ke sekolah.

“Program ini menumbuhkan semangat gotong royong. Warga, guru, dan personel Polri semua bergerak bersama demi kesehatan anak-anak kita. Ini bukti bahwa kepedulian bisa tumbuh dari dapur sederhana yang penuh makna,” tutupnya. (kwl/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#SPPG #Mbg #polri #sukoharjo