Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Resmob Polres Sukoharjo Bantu Ungkap Jaringan Penculikan dan Perdagangan Anak Antarprovinsi, Satu Pelaku Perempuan Dibekuk di Nguter

Iwan Kawul • Senin, 10 November 2025 | 03:03 WIB
Ilustrasi penculikan anak.
Ilustrasi penculikan anak.

RADARSOLO.COM- Tim Resmob Polres Sukoharjo bersama Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar berhasil mengungkap kasus penculikan dan perdagangan anak lintas provinsi yang sempat menghebohkan publik.

Salah satu pelaku jaringan tersebut ditangkap di kawasan perumahan di Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (6/11/2025) dini hari.

Penangkapan ini merupakan hasil kolaborasi antarsatuan reserse di beberapa wilayah.

Dari hasil pengembangan, polisi berhasil mengamankan empat pelaku dari berbagai daerah.

Yakni satu pelaku di Makassar, satu pelaku di Jawa Tengah, dan dua pelaku di Jambi.

Salah satu pelaku perempuan yang diamankan di Sukoharjo berinisial NH.

Kasus ini bermula dari laporan hilangnya seorang balita, BM, 4, di Makassar.

BM dilaporkan hilang setelah menemani ayahnya, Dwi Nur, berolahraga di Taman Pakui, Kantor Dinas PU Sulsel, pada Minggu (2/11/2025).

Saat itu, sang ayah panik karena tidak menemukan anaknya dan langsung melapor ke Polsek Panakukang.

Mendapat laporan tersebut, Tim Jatanras Polrestabes Makassar langsung bergerak cepat melacak keberadaan anak tersebut.

Polisi terlebih dahulu menangkap seorang pelaku berinisial AN di rumahnya di Jalan Kelapa Tiga, Makassar, pada Rabu (5/11/2025).

Dari hasil pemeriksaan, AN mengaku bahwa BM telah dijual kepada seseorang di Pulau Jawa.

Baca Juga: Hasil Akhir Dewa United vs PSM Makassar dan Klasemen Sementara Liga1: Terpuruk, Ironi Calon Juara yang Terjerembab di Papan Bawah

Penyelidikan berlanjut hingga ke wilayah Jawa Tengah dan Jambi.

Dalam proses pengembangan tersebut, tim gabungan menemukan bahwa BM berpindah tangan beberapa kali, dari satu pelaku ke pelaku lainnya.

Upaya pelacakan akhirnya membuahkan hasil setelah polisi menemukan keberadaan BM di Merangin, Jambi, dalam keadaan selamat.

BM akhirnya bisa kembali ke pangkuan kedua orang tuanya di Makassar.

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo melalui Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Zaenudin menjelaskan, keterlibatan tim Resmob Polres Sukoharjo merupakan bentuk dukungan terhadap pengungkapan kasus besar yang melibatkan jaringan lintas provinsi.

"Tim kami melakukan back-up di lapangan bersama Jatanras Polrestabes Makassar dan berhasil mengamankan salah satu pelaku di wilayah hukum Sukoharjo,” terangnya.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan anak di bawah umur.

“Kami akan terus memperkuat koordinasi antar wilayah dalam mengungkap jaringan serupa. Sinergi lintas daerah menjadi kunci untuk memutus mata rantai perdagangan manusia,” tegasnya.(kwl)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#penculikan anak #polres sukoharjo #jaringan penculikan #perdagangan anak #resmob #polrestabes makassar #antarprovinsi