RADARSOLO.COM – Ajang Zam Zam Ping Pong Championship 2025 resmi digelar di area parkir PT Zam Zam Tour & Travel, Jalan Brigjend Katamso No. 90, Pandean, Jetis, Kecamatan Sukoharjo, Minggu (16/11). Sebanyak 150 peserta dari berbagai kategori mengikuti turnamen dalam rangka milad ke-15 biro umrah tersebut.
Humas Zam Zam Tour & Travel Fuad Hamdan menjelaskan, turnamen ini rangkaian syukuran perjalanan PT Zam Zam Tour & Travel yang telah melayani jamaah selama kurang lebih 15 tahun.
”Turnamen ini kami gelar untuk membangun kebersamaan, sekaligus menumbuhkan semangat berolahraga di kalangan masyarakat dan jamaah. Harapannya, dari sini lahir generasi atlet tenis meja yang membanggakan Sukoharjo,” ujarnya.
Turnamen ini mempertandingkan enam kategori. Mulai dari Double Divisi 11 dan 12, Single SD/MI Putra, Single SD/MI Putri, Single SMP/MTs Putra, Single SMP/MTs Putri, serta Single Eksekutif Alumni Jamaah Umroh PT Zam Zam.
Para peserta memperebutkan trofi, piagam dari Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sukoharjo, serta uang pembinaan. Khusus piagam, bisa dikonversikan sebagai nilai ekstrakurikuler sekolah.
Kabag Kesra Setda Sukoharjo Rujito mengapresiasi kegiatan positif ini.
”Atas nama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, kami mengucapkan selamat milad ke-15. Semoga PT Zam Zam Tour & Travel semakin sukses dan profesional. Mudah-mudahan dari ajang ini lahir atlet-atlet generasi penerus tenis meja,” ucapnya.
Ketua KONI Sukoharjo Iwan Gunarto juga memberikan dukungan atas gelaran tersebut.
”Kami berharap turnamen seperti ini terus diselenggarakan untuk membina atlet,” ujarnya.
Direktur PT Zam Zam Tour & Travel H. Muhammad Tri Wibowo menegaskan, olahraga memiliki nilai penting dalam ajaran Islam.
”Milad tahun ini kami rayakan dengan kompetisi ping pong. Harapannya, membawa berkah bagi semua dan membuat umat Islam di Sukoharjo semakin cinta olahraga. Karena menjaga kesehatan adalah keutamaan. Semoga lahir atlet-atlet muslim Sukoharjo yang hebat dan bisa mewakili daerah di berbagai kejuaraan,” ungkapnya.
Sementara itu, juara pertama kelas double memperoleh uang pembinaan Rp 1 juta. Disusul juara kedua Rp 700 ribu, juara tiga bersama masing-masing Rp 500 ribu, serta peserta delapan besar masing-masing Rp 100 ribu.
Sedangkan juara pertama kelas single menerima uang pembinaan Rp 150 ribu, Rp 100 ribu untuk juara kedua, serta juara tiga bersama masing-masing Rp 50 ribu, lengkap dengan trofi dan piagam PTMSI Sukoharjo. (kwl/adi)
Editor : fery ardi susanto