RADARSOLO.COM – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Solo–Wonogiri, tepatnya di depan Pasar Telukan, Kecamatan Grogol, pada Rabu (19/11) malam.
Insiden ini melibatkan tiga kendaraan dan mengakibatkan seorang pengendara motor meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di RS Moewardi Surakarta.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo IPTU Ardian Harlinanda, mewakili Kasat Lantas AKP Doohan Octa Prasetya dan Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi akibat benturan beruntun ketika salah satu kendaraan hendak berbelok.
“Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan bermula ketika pengemudi Suzuki Ertiga berhenti dengan lampu sein kanan menyala untuk berbelok ke arah barat. Di saat bersamaan, sepeda motor Honda Beat yang melaju dari arah utara tidak dapat menghindari kendaraan tersebut dan terjadi tabrakan,” ujar IPTU Ardian, Kamis (20/11).
Pengemudi Suzuki Ertiga AD 1416 LZ diketahui bernama Miftah Candra Ardi, 44 tahun, warga Perum Puri Permata Regency, Parangjoro, Grogol. Ia tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut.
Adapun pengendara motor Honda Beat AD 2335 AYB, Nisrina Bari Rafifah, 20 tahun, warga Bulurejo, Bulu, Polokarto, mengalami luka berat.
Nisrina mengalami patah pada tangan serta kaki kiri, mengalami cedera kepala berat, dan dalam kondisi tidak sadar saat dievakuasi.
“Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RS Moewardi Surakarta,” terang IPTU Ardian.
Sementara itu, pengemudi bus Hino AD 7829 OG, Waskito, 55 warga Baturetno, Wonogiri, tidak mengalami luka.
Kronologi Lengkap Kecelakaan
IPTU Ardian merinci, sebelum kecelakaan terjadi, Suzuki Ertiga berhenti di lajur kanan dengan lampu sein kanan menyala untuk berbelok.
Honda Beat yang melaju dari arah utara ke selatan berada di belakangnya, sementara bus Hino berada di lajur kiri.
"Saat mendekati lokasi kejadian, pengendara Beat menabrak bagian belakang Ertiga. Benturan itu membuat pengendara motor terjatuh ke lajur kiri dan langsung tertabrak bus Hino yang melaju dari belakang," jelasnya.
Polisi masih melakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk memeriksa rekaman CCTV dan saksi-saksi di lokasi.
Semua kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti.
“Kami imbau seluruh pengendara agar menjaga jarak aman dan meningkatkan kewaspadaan, terutama di titik-titik yang ramai aktivitas seperti area pasar,” tambah IPTU Ardian.(kwl)
Editor : Nur Pramudito