SUKOHARJO, Radar Solo – Tugas jajaran Polres Sukoharjo bertambah. Tak sekadar urusan pelanggaran hukum, namun juga merambah masalah sosial kemasyarakat. Termasuk perbaikan infrastruktur.
Paling gres, Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo terjun ke Dusun Pungsari, Desa Karanganyar, Kecamatan Weru, Selasa pagi (2/12). Di sana, Anggaito pimpin pasukan untuk rehab jembatan penghubung Karanganyar-Jatingarang.
Diketahui jembatan ini sudah lama kondisinya membahayakan. Rawan ambrol, apalagi saat ini memasuki musim penghujan.
Kapolres tiba di lokasi sekira pukul 09.30. Didampingi pejabat utama, Danramil 05/Weru, perwakilan kecamatan, hingga perangkat desa. Sebelum pengerjaan dimulai, Anggaito memimpin apel singkat untuk menekankan urgensi perbaikan.
“Ini bukan proyek biasa. Ini program dari presiden melalui kapolri, agar jembatan-jembatan rawan segera didata dan diperbaiki. Kalau dibiarkan, bisa membahayakan warga. Selama rehab juga dibersihkan rumpun bambunya supaya aman saat banjir," tegas Anggaito.
Anggaito usulkan enam jembatan untuk direhab. Anggaran perbaikan dari Pemkab Sukoharjo.
“Setelah anggaran dari Pemkab Sukoharjo turun, kami langsung mulai pengerjaan. Perkembangannya nanti akan kami laporkan ke bupati dan kapolda,” ujar Kapolres.
Anggaito menegaskan, rehab ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi soal rasa aman bagi warga yang setiap hari melintsi jembatan.
“Semoga apa yang kami kerjakan membawa manfaat dan jadi ladang ibadah untuk semuanya,” bebernya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto