RADARSOLO.COM – Puluhan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) sudah beroperasi melayani program makan bergizi gratis (MBG) di Sukoharjo. Layanan optimal yang diberikan, perlahan membuat kepercayaan publik meningkat.
Wakil Bupati (Wabup) Sukoharjo Eko Sapto Purnomo menjelaskan, SPPG sementara ini hanya melayani MBG. Belum ada instruksi mencari tambahan penghasilan dari pesanan pihak luar.
“SPPG kan sudah mulai berjalan. Apakah SPPG ini bisa bikin bisnis juga? Misalnya menerima catering dari luar? Saya kira sampai hari ini belum ada petunjuk ke sana,” kata Eko, Selasa (2/12).
Eko menjelaskan, SPPG memiliki standarisasi ketat yang harus dipenuhi. Mulai dari standar operasional prosedur (SOP) penyajian, kebersihan dapur, hingga kompetensi sumber daya manusia (SDM).
Standarisasi inilah yang membuat masyarakat mulai percaya dengan mutu makanan SPPG. Meski demikian, seluruh kapasitas dapur SPPG saat ini sudah terserap sepenuhnya untuk MBG.
“Kapasitas SPPG itu kan masih sejumlah penerima sasaran manfaat MBG seperti yang disarankan BGN (Badan Gizi Nasional). Kapasitasnya sudah full, dan tidak ada petunjuk untuk menerima order di luar program. Jadi, kami laksanakan apa yang diperintahkan saja,” tegasnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto