RADARSOLO.COM – Upaya memastikan keamanan konsumsi menu makanan bergizi gratis (MBG) terus diperkuat Polres Sukoharjo. Salah satunya menerjunkan Sie Dokkes Polres Sukoharjo untuk mengedukasi food safety kepada para guru dan siswa penerima MBG di salah satu SD di Solo Baru, Kecamatan Grogol, Kamis (4/12).
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, melalui Kasi Dokkes Iptu Lilik Suyono mengungkapkan, edukasi ini bagian penting dalam memastikan program MBG berjalan aman, sehat, dan memberikan manfaat optimal bagi anak-anak.
"Food safety adalah kunci. Guru dan siswa harus mampu mengenali makanan yang laik konsumsi agar terhindar dari risiko kesehatan," ujar Lilik.
Edukasi menghadirkan Sie Dokkes Polres Sukoharjo, Sat Binmas Polres Sukoharjo, Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Sukoharjo, Kepala dan Ahli Gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Telukan Grogol, serta kepala sekolah dan jajaran guru SD setempat.
Dalam penyampaian materinya, tim dokkes menjelaskan cara mengenali makanan yang aman dikonsumsi, tanda makanan yang mulai rusak, hingga prinsip kebersihan dalam pengolahan makanan.
Selain itu, para siswa juga diberi penjelasan tentang kandungan gizi dalam menu MBG. Serta pentingnya asupan bergizi untuk mendukung pertumbuhan dan konsentrasi belajar.
“Anak-anak perlu dibekali pemahaman sejak dini. Mereka harus tahu, bawah tidak semua makanan aman. Mereka perlu waspada terhadap makanan yang tidak laik konsumsi,” terang Lilik.
Lilik menambahkan, edukasi seperti ini juga membantu guru dalam melakukan pengawasan harian terhadap makanan yang diterima siswa.
“Dengan pemahaman yang sama antara guru dan siswa, potensi masalah kesehatan dapat diminimalkan,” imbuhnya.
Hasil dari kegiatan tersebut, para guru dan siswa dinilai mampu memahami dan mengidentifikasi makanan yang aman maupun yang berpotensi membahayakan kesehatan. Polres memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan di berbagai sekolah penerima MBG.
“Kami akan terus mendampingi, terutama lewat edukasi dan pengawasan. Sehingga program MBG benar-benar memberikan manfaat optimal tanpa risiko kesehatan,” beber Lilik. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto