Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Produk RI Siap Masuk Pasar Uni Eropa, Kemendag Siapkan Business Matching

Iwan Kawul • Sabtu, 6 Desember 2025 | 01:27 WIB

 

Menteri Perdagangan RI Budi Santoso bersama Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat kunjungan di Sukoharjo, Jumat (5/12).
Menteri Perdagangan RI Budi Santoso bersama Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat kunjungan di Sukoharjo, Jumat (5/12).

RADARSOLO.COM – Menteri Perdagangan RI Budi Santoso menegaskan peluang besar bagi produk-produk Indonesia untuk memperluas pasar Uni Eropa (EU). Hal itu disampaikan saat ditemui di Sukoharjo, Jumat (5/12).

Menurut Budi, sejumlah kerja sama dan pembukaan akses perdagangan membuat produk nasional semakin berpeluang menginvasi 27 negara anggota EU. Budi menjelaskan, Indonesia terus membuka pasar dagang dengan negara-negara mitra, termasuk kawasan Eropa.

Saat ini berbagai kemudahan tarif dan non-tarif telah disepakati, sehingga banyak produk Indonesia berpotensi menikmati bea masuk rendah hingga 0 persen.

“Ini kesempatan besar. Kita berharap produk-produk Indonesia bisa memasuki pasar-pasar di Uni Eropa karena di sana pasarnya cukup besar,” ujarnya.

Memaksimalkan peluang tersebut, Kemendag menyiapkan rangkaian business matching antara pelaku usaha Indonesia dan calon mitra dagang di EU. Upaya ini dilakukan sebelum implementasi kerja sama perdagangan baru, yang ditargetkan berjalan paling lambat pertengahan tahun depan.

“Jadi sebelum diimplementasikan, kita carikan partner untuk bisa impor. Di EU ada 12 perwakilan kita, nanti dibagi wilayah terdekat untuk mempercepat business matching,” jelasnya.

Budi menambahkan, kinerja ekspor Indonesia menunjukkan tren positif. Target ekspor tahun 2025 sebesar 7,1 persen, dan hingga saat ini telah mencapai 6,96 persen. Ia berharap dalam bulan ini capaian itu segera terpenuhi.

“Targetnya memang cukup besar dalam kondisi perdagangan internasional yang penuh tantangan, tapi ekspor kita terus naik. Bahkan surplus kita meningkat menjadi 40 persen. Ini menunjukkan eksportir kita bekerja keras,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah pusat dalam membuka peluang pasar baru bagi produk lokal. Termasuk yang berasal dari Sukoharjo.

Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat daya saing pelaku usaha lokal melalui berbagai program dan fasilitasi.

“Saya ingin menegaskan bahwa pemerintah Kabupaten Sukoharjo selalu mendukung penuh setiap upaya dan inovasi dari dunia usaha. Khususnya dalam rangka meningkatkan daya saing produk-produk lokal di pasar internasional. Kami mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” beber Etik. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#Mendag Budi Santoso kunjungan kerja sukoharjo #Menteri Perdagangan Budi Santoso