RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo merealisasikan salah satu program unggulan, yakni umroh gratis bagi takmir masjid. Program tersebut resmi dimulai pada Selasa (9/12), sebagai bagian dari komitmen Pemkab Sukoharjo dalam memberikan apresiasi kepada para takmir masjid yang selama ini mengabdi di tengah masyarakat.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, peluncuran program umroh gratis ini dilakukan di akhir tahun sebagai wujud nyata janji program unggulan pemerintah daerah. Program tersebut menyasar takmir masjid di seluruh desa dan kelurahan di Sukoharjo.
“Pada Selasa (9/12) ini kami perdana meluncurkan program unggulan, yaitu bantuan biaya umrah gratis bagi takmir masjid di 167 desa dan kelurahan. Setiap tahun, masing-masing kecamatan akan mengirimkan perwakilan dua orang,” ujar Etik Suryani.
Dengan skema tersebut, dalam satu tahun Pemkab Sukoharjo akan memberangkatkan sebanyak 24 takmir masjid. Menurut Etik, proses penentuan peserta tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui tahapan seleksi yang cukup panjang dan ketat.
“Prosesnya melalui seleksi, kemudian pemeriksaan kesehatan. Dari desa akan merekomendasikan ke kecamatan, lalu kecamatan yang memilih dua orang,” jelasnya.
Seleksi peserta, lanjut Etik, mengedepankan aspek keadilan dan keberpihakan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Beberapa kriteria utama yang menjadi prioritas adalah berasal dari desil terendah, memiliki masa pengabdian terlama sebagai takmir masjid, serta berusia paling tua.
“Jadi tiap desa dan kelurahan mengusulkan, lalu diseleksi. Itu dipilih dari desil terendah, masa pengabdian terlama, dan usia tertua. Mereka inilah yang diprioritaskan,” katanya.
Untuk pelaksanaan umrah perdana ini, Pemkab Sukoharjo mengalokasikan anggaran hampir Rp 1 miliar, tepatnya sebesar Rp 903 juta. Seluruh biaya ditanggung pemerintah daerah sehingga peserta benar-benar berangkat tanpa dipungut biaya.
“Namanya gratis, ya tinggal berangkat. Makanya yang berangkat ini benar-benar tamu Allah, undangan dari Allah. Karena yang mengantre juga banyak,” ucap Etik.
Rombongan takmir masjid dijadwalkan berangkat melalui Bandara Adi Soemarmo menggunakan pesawat Lion Air dengan rute langsung menuju Madinah, sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.
Etik berharap program ini dapat berjalan lancar dan memberikan keberkahan bagi seluruh peserta. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan agar para takmir masjid diberi kemudahan selama menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air dengan selamat.
“Kami berharap semua berjalan lancar, sukses, ibadahnya khusyuk, dan pulang dengan selamat. Doakan bersama-sama,” paparnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto