Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Prediksi Arus Mudik Nataru Meningkat, Terapkan Traffic Counting Berbasis Teknologi

Iwan Kawul • Minggu, 21 Desember 2025 | 20:47 WIB
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo bersama Kasatlantas AKP Doohan Octa cek Traffic Managemen Centre Polres Sukoharjo.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo bersama Kasatlantas AKP Doohan Octa cek Traffic Managemen Centre Polres Sukoharjo.

RADARSOLO.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukoharjo memprediksi arus mudik dan pergerakan masyarakat pada masa Natal dan tahun baru (Nataru) akan mengalami peningkatan signifikan. Prediksi ini didasarkan pada panjangnya masa libur akhir tahun yang berpotensi mendorong mobilitas warga, baik yang masuk maupun melintasi Sukoharjo.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo Toni Sri Buntoro mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, mulai menerapkan sistem penghitungan kendaraan atau traffic counting berbasis teknologi. Sistem ini dipasang di dua titik strategis, yakni di simpang tiga Tugu Kartasura dan di depan Bulog, Desa Telukan, Kecamatan Grogol.

Traffic counting ini kami terapkan mulai 22 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Tujuannya untuk memantau secara real time volume kendaraan yang melintas, sehingga kami bisa melakukan analisis dan langkah antisipasi lebih cepat jika terjadi kepadatan,” ujar Toni.

Menurutnya, hasil penghitungan kendaraan tersebut akan menjadi dasar pengambilan kebijakan teknis di lapangan, termasuk dalam mendukung rekayasa lalu lintas yang dilakukan secara situasional bersama kepolisian. Dishub juga akan memperkuat koordinasi lintas sektor agar pengelolaan arus lalu lintas selama Nataru berjalan optimal.

“Dengan data yang akurat, penanganan kemacetan bisa lebih terukur. Ini penting karena arus Nataru diprediksi meningkat dibanding tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, melalui Kasatlantas AKP Doohan Octa menyampaikan, berdasarkan data analisis dan evaluasi (Anev) kamtibmas serta prediksi dinamika masyarakat, terdapat sejumlah kerawanan utama selama periode Nataru.

Kerawanan tersebut antara lain peningkatan signifikan arus lalu lintas, khususnya di jalur Solo–Wonogiri, Solo–Wonosari, Bundaran Kartasura, serta jalur alternatif pedesaan. Selain itu, potensi kerumunan diperkirakan terjadi di pusat-pusat keramaian seperti mal, pasar, alun-alun, dan objek wisata.

“Pengamanan juga difokuskan pada tempat ibadah, terutama gereja yang melaksanakan ibadah malam Natal. Selain itu, potensi kriminalitas musiman seperti curat, curas, curanmor, pencopetan, dan kejahatan jalanan juga menjadi perhatian,” jelas AKP Doohan.

Ia menambahkan, faktor cuaca ekstrem juga menjadi kerawanan tersendiri, termasuk potensi banjir dan pohon tumbang yang dapat menghambat mobilitas masyarakat. Polres Sukoharjo juga mewaspadai potensi gangguan keamanan berbasis intoleransi serta penyebaran hoaks menjelang perayaan ibadah Natal.

Untuk mengantisipasi berbagai kerawanan tersebut, Polres Sukoharjo telah mendirikan Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) di sejumlah titik strategis. Personel gabungan dari TNI/Polri, dishub, satpol PP, dinas kesehatan, PMI, hingga relawan akan ditempatkan secara terpadu.

Pengamanan gereja dilakukan melalui sterilisasi dan pemeriksaan awal oleh personel gabungan, disertai pola pengamanan terbuka dan tertutup guna menjamin kelancaran ibadah. Di sektor lalu lintas, rekayasa arus akan diberlakukan secara situasional, didukung patroli mobilitas di titik rawan kemacetan dan rawan kecelakaan.

“Koordinasi kami perkuat selama 24 jam melalui Command Center dan grup WhatsApp lintas instansi. Respons cepat terhadap kejadian menonjol akan dilakukan dengan pola penanganan gabungan, serta penyampaian satu narasi informasi publik agar tidak terjadi simpang siur dan hoaks,” tegasnya.

Baca Juga: Operasi Gabungan di Tempat Hiburan Malam Sukoharjo, Pastikan Steril dari Anggota TNI-Polri

Polres Sukoharjo juga mengajak keterlibatan aktif tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengelola objek wisata untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama perayaan Nataru. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#Traffic Count #Arus mudik nataru sukoharjo #polres sukoharjo #dishub sukoharjo #Satlantas Polres Sukoharjo