RADARSOLO.COM-Mengantisipasi potensi tindak kriminalitas di tengah lonjakan aktivitas libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Polres Sukoharjo menerjunkan personel Satgas Preventif ke titik-titik vital.
Pasar Ir. Soekarno dan Terminal Sukoharjo menjadi fokus utama pemantauan guna mencegah aksi kejahatan seperti gendam, jambret, hingga pencurian, Minggu (28/12/2025).
Kegiatan yang merupakan bagian dari Operasi Lilin Candi 2025 ini dipimpin langsung oleh Kaurbin Ops Sat Samapta dengan mengedepankan pendekatan patroli dialogis kepada masyarakat.
Peningkatan intensitas kehadiran polisi dilakukan mengingat kedua lokasi tersebut mengalami lonjakan pengunjung yang signifikan.
Pasar Ir. Soekarno terpantau dipadati warga yang memenuhi kebutuhan pokok, sementara di Terminal Sukoharjo terjadi kenaikan jumlah penumpang bus antarkota.
Kasatgas Humas Polres Sukoharjo AKP Marlin SP menjelaskan, kehadiran personel di lapangan bertujuan menciptakan efek gentar (deterrent effect) bagi pelaku kejahatan sekaligus memberikan ketenangan bagi warga.
“Kami hadir langsung untuk menyerap informasi dan keluhan warga di lokasi yang aktivitasnya meningkat. Melalui dialog, kami bisa lebih efektif memetakan potensi gangguan keamanan,” ujar AKP Marlin.
Selain melakukan pemantauan fisik, petugas juga aktif memberikan edukasi kepada pedagang, pembeli, dan calon penumpang agar tidak lengah.
Penggunaan perhiasan yang mencolok maupun cara membawa tas yang tidak aman menjadi perhatian khusus petugas di lapangan.
“Kami ingatkan warga agar selalu menjaga barang bawaan dan tidak mudah terpancing oleh orang asing yang tidak dikenal (potensi gendam). Kewaspadaan mandiri adalah kunci utama mencegah kriminalitas di tempat ramai,” tambahnya.
Polres Sukoharjo berkomitmen akan terus menggencarkan patroli serupa hingga Operasi Lilin Candi berakhir, guna memastikan Kabupaten Sukoharjo tetap dalam situasi yang aman dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat. (kwl)
Editor : Tri wahyu Cahyono