Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Gerbong Mutasi Sisakan PR, Pemkab Sukoharjo Tunjuk Plt untuk Isi Kekosongan Empat Posisi Pucuk Pimpinan

Iwan Kawul • Senin, 5 Januari 2026 | 11:34 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani melantik pejabat baru. (Iwan Kawul/Radar Solo)
Bupati Sukoharjo Etik Suryani melantik pejabat baru. (Iwan Kawul/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Gerbong mutasi besar-besaran yang digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo pada penghujung 2025 menyisakan pekerjaan rumah di awal tahun 2026.

Hingga Senin (5/1/2026), tercatat empat jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi strategis masih dalam kondisi kosong dan hanya dikendalikan oleh pelaksana tugas (Plt).

Kekosongan ini terjadi setelah Bupati Sukoharjo Etik Suryani merombak susunan birokrasi yang melibatkan ratusan pejabat pada Rabu (31/12/2025) lalu.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sukoharjo Suparmin menegaskan penunjukan Plt menjadi langkah darurat agar pelayanan publik tidak tersandera oleh kekosongan pimpinan definitif.

“Empat jabatan kepala OPD saat ini memang kosong pasca-mutasi. Untuk sementara diisi PLT sambil menunggu arahan dan kebijakan dari Bupati terkait pengisian definitifnya,” ujar Suparmin, Senin (5/1).

Pergeseran sejumlah pejabat eselon II ke posisi baru menciptakan efek domino pada beberapa dinas krusial. Berikut adalah rincian jabatan yang kini berstatus Plt. Direktur RSUD Ir Soekarno dijabat sementara oleh dr. Heni Puspitosari Utami, setelah direktur sebelumnya, Yunia Wahdiyati digeser menjadi kepala dinas sosial.

Kepala disporapar diisi oleh Herdis Kurnia Wijaya sebagai Plt, menyusul mutasi Setyo Aji Nugroho ke Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sukoharjo dijabat oleh Suyamto sebagai Plt, menggantikan Lanjar Budi Wahono yang kini menduduki posisi staf ahli.

Selanjutnya Camat Mojolaban diisi oleh Sriyadi sebagai Plt, setelah Joko Windarto dimutasi menjadi Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Sukoharjo.

Mutasi akhir 2025 tersebut tercatat sebagai salah satu yang terbesar di Sukoharjo, menyentuh total 155 pejabat di berbagai tingkatan. Rinciannya meliputi 11 pejabat eselon II, 40 pejabat eselon III, 66 pejabat eselon IV, serta 38 pejabat fungsional.

Sektor kewilayahan juga tidak luput dari rotasi, dengan pergantian pucuk pimpinan di empat kecamatan utama yakni Gatak, Sukoharjo, Polokarto, dan Mojolaban.

Meski banyak jabatan strategis yang kini dipimpin Plt, Suparmin menjamin bahwa seluruh pejabat sementara tersebut telah diberikan kewenangan penuh sesuai regulasi agar administrasi pemerintahan tetap berjalan stabil.

Kini publik menanti langkah Bupati Sukoharjo untuk segera melakukan pengisian pimpinan definitif, mengingat tahun 2026 merupakan tahun krusial untuk akselerasi berbagai program pembangunan daerah yang membutuhkan komando penuh dari kepala dinas terkait. (kwl/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#pemkab sukoharjo #pelaksana tugas #mutasi #Definitif