RADARSOLO.COM – Alat penanda isyarat lalu lintas (APILL) simpang empat Wahyu Sukoharjo resmi dioperasikan, Senin (5/1). Hadirnya traffic light ini mendapat apresiasi dari warga sekitar.
April Joko, 46, warga Kampung Joho Wetan, Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo Kota mengaku simpang empat Wahyu dikenal padat dan rawan kecelakaan. Hadirnya APILL membuat warga yang hendak menyeberang menjadi aman.
“Banyak kendaraan melintas dari arah barat (Joho) dan timur (Gayam). Saat hendak menyeberang, harus menunggu lama karena arus padat dan berisiko kecelakaan. Sekarang setelah ada traffic light, lalu lintas lebih teratur dan bergantian,” ujar April.
Baca Juga: Lansia Sebatang Kara Meninggal di Kontrakan, Sempat Dijenguk Kerabat Sebelum Ajal
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo Toni Sri Buntoro menjelaskan, pemasangan APILL sesuai kajian dan hasil forum lalu lintas. Mengingat tingginya volume kendaraan dan seringnya terjadi kecelakaan di simpang empat Wahyu.
“Angka kecelakaan di simpang Wahyu tinggi. Ini bukan uji coba, tetapi sudah permanen. Harapannya, pengaturan lalu lintas lebih jelas dan meninimalkan kecelakaan lalu lintas,” jelas Toni.
Sementara itu, Kanit Keamanan dan Keselamatan Lalu Lintas Satlantas Polres Sukoharjo Iptu Ika mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu lalu lintas. Dia juga berharap hadirnya traffic light di simpang empat Wahyu bisa menekan angka lakalantas.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan menaati peraturan lalu lintas. Beroperasinya traffic light di simpang empat Wahyu ini, diberharap bisa mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” harapnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto