SUKOHARJO, Radar Solo –Penataan kawasan Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo sudah digeber. Paling gres, eks kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sukoharjo, TK Teladan, serta lapangan tenis Budi Kridasena sudah dibongkar. Rencananya, di sana akan dibangun pujasera.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskopumdag) Sukoharjo Sumarno menjelaskan, pembongkaran sejumlah bangunan ini bersamaan dengan penghapusan aset bangunan lama. Setelah rata dengan tanah, penataan masuk tahapan lelang.
“Saat ini masuk tahapan penghapusan aset, kewenangannya di BPKPAD bidang aset. Setelah ini lelang dan dilanjut tahap pembangunan,” jelas Sumarno.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani menambahkan, pembangunan pujasera merupakan langkah awal penataan kawasan alun-alun. Seluruh pedagang yang selama ini berjualan di alun-alun, nantinya akan diakomodasi di pujasera.
“Nanti kami akan menata alun-alun. Dibuat pujasera dan semua pedagang di alun-alun dialihkan ke sana,” ujar Etik.
Lebih lanjut, Etik menjelaskan bahwa setelah pedagang direlokasi, kawasan Alun-alun Satya Negara akan difokuskan sebagai ruang terbuka publik. Penataan lanjutan alun-alun direncanakan pada 2027.
Baca Juga: APILL Simpang Empat Wahyu Sukoharjo Difungsikan, Warga Semringah
“Untuk alun-alun nanti kita dandani biar cantik tahun 2027, insya Allah. Kita benahi agar bisa menjadi tempat refreshing bagi masyarakat, untuk jogging maupun santai-santai. Jadi tidak ada lagi yang berjualan di situ, benar-benar menjadi ruang publik untuk masyarakat,” tegasnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto