RADARSOLO.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Mulur bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mulur terus memperkuat langkah menuju desa mandiri dan inklusif melalui pengembangan sektor ketahanan pangan.
Salah satunya lewat pembangunan peternakan ayam petelur untuk komunitas disabilitas di kawasan Mulur Integrated Farming yang dikembangkan sebagai Desa Wisata Edukasi Ketahanan Pangan.
Melalui Anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2025, Pemdes Mulur mengalokasikan pendanaan untuk pendirian unit ketahanan pangan berupa peternakan ayam petelur sebanyak 50 ekor.
Unit usaha ini dikelola langsung oleh komunitas disabilitas Desa Mulur sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Dalam kolaborasi ini, BUMDes Mulur berkontribusi menyediakan infrastruktur berupa kandang ayam petelur. Sekaligus memberikan pendampingan manajemen pengelolaan peternakan. Mulai dari tata kelola pakan, perawatan ternak, pencatatan produksi telur, hingga perencanaan pemasaran hasil produksi.
Kepala Desa Mulur, Sugeng Riyadi menyampaikan, program ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan ketahanan pangan desa. Tetapi juga membuka akses ekonomi bagi kelompok disabilitas agar dapat berdaya dan mandiri.
”Pembangunan desa harus inklusif. Kami ingin saudara-saudara disabilitas menjadi subjek pembangunan, bukan hanya penerima manfaat,” ujarnya, Rabu (7/1).
Direktur BUMDes Mulur, Adi Prihananto menegaskan, keterlibatan BUMDes merupakan bagian dari komitmen penguatan ekonomi desa berbasis kolaborasi.
”BUMDes hadir tidak hanya sebagai badan usaha, tetapi juga mitra strategis pemdes dalam mendampingi masyarakat agar unit usaha ini berjalan profesional dan berkelanjutan,” jelasnya.
Keberadaan peternakan ayam petelur ini juga diharapkan menjadi sarana edukasi bagi wisatawan, pelajar, dan masyarakat umum yang berkunjung ke kawasan Mulur Integrated Farming. Sehingga Desa Mulur dapat berkembang sebagai desa wisata edukasi ketahanan pangan yang mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, dan pemberdayaan sosial. (kwl/adi)
Editor : fery ardi susanto