RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo kukuhkan 99 penyuluh pertanian swadaya yang tergabung dalam Tulodo Tani. Pengukuhan berlangsung di balai penyuluhan Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Selasa (13/1).
Setelah dikukuhkan, mereka langsung bertugas melakukan pendampingan dan pengawalan kepada petani. Sekaligus menyampaikan hasil inovasi, temuan, serta kreativitas yang telah dikembangkan di lapangan. Kemudian disosialisasikan dan diterapkan secara lebih luas.
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Dispertanikan) Sukoharjo Bagas Windaryatno menjelaskan, Tulodo Tani dikukuhkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani, didampingi Wakil Bupati (Wabup) Eko Sapto Purnomo, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Abdul Haris Widodo dan kepala perangkat daerah terkait.
Menurut Bagas, penyuluh pertanian swadaya merupakan petani-petani inovator. Mereka secara sukarela membantu tugas pemerintah dalam pendampingan sesama petani, dengan dibantu penyuluh pertanian berstatus aparatur sipil negara (ASN).
“Penyuluh pertanian swadaya ini tumbuh dari masyarakat. Mereka para petani yang memiliki pengalaman senior dan kreativitas tinggi. Mereka membantu pendampingan petani secara mandiri bersama penyuluh ASN,” jelas Bagas.
Bagas menambahkan, ke-99 penyuluh pertanian swadaya ini merasal dari seluruh kecamatan di Kota Makmur. Mereka berasal dari kelompok-kelompok tani yang selama ini aktif berinovasi dan menjadi rujukan petani lain.
“Dengan adanya penyuluh pertanian swadaya ini, kekuatan pendampingan petani di Sukoharjo semakin bertambah. Kolaborasi dengan penyuluh ASN diharapkan mendorong inovasi petani, sekaligus meningkatkan produksi dan pendapatan,” ujar Bagas. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto