Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Anak-Anak dan Lansia Rawan Terpapar Super Flu, Imbau Terapkan PHBS Dan Imunisasi

Iwan Kawul • Selasa, 13 Januari 2026 | 17:44 WIB

 

Ilustrasi seseorang terkena flu. (ISTIMEWA)
Ilustrasi seseorang terkena flu. (ISTIMEWA)

RADARSOLO.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukoharjo pastikan belum ada temuan kasus super flu. Kendati demikian, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan. Terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia (lansia).

Kepala Dinkes Sukoharjo Tri Tuti Rahayu menjelaskan, terus memantau perkembangan informasi dan laporan terkait super flu dari seluruh fasilitas layanan kesehatan (fasyankes). Kewaspadaan perlu ditingkatkan, seiring munculnya laporan super flu yang lebih mudah menular dan berisiko menimbulkan komplikasi.

“Gejala yang perlu diwaspadai, antara lain demam tinggi mendadak, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot, tubuh terasa lemas, hingga sesak napas. Jika muncul sesak napas atau kondisi memburuk, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat,” pesan Tri, Selasa (13/1).

Tri menambahkan, anak-anak dan lansia masuk kategori risiko tinggi (risti). “Anak-anak daya tahan tubuhnya yang belum optimal. Kalau lansia rentan mengalami komplikasi, terutama jika memiliki komorbid (penyakit penyerta) seperti jantung, paru-paru, atau diabetes,” bebernya.

Mencegah penularan, dinkes ingatkan masyarakat untuk mengenakan masker, rutin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, serta menutup mulut saat batuk atau bersin. Selain itu, diimbau menghindari kontak dengan orang yang bergejala flu, menjaga istirahat cukup, serta mengonsumsi gizi seimbang.

Tak lupa, Tri juga ingatkan pentingnya imunisasi influenza sesuai anjuran tenaga kesehatan. Terutama bagi lansia dan penderita penyakit kronis.

“Peran keluarga dan lingkungan juga penting. Orang tua dan pendamping lansia harus aktif memantau kondisi kesehatan. Sekolah, posyandu, dan komunitas harus ikut mengedukasi pencegahan, serta melapor lebih dini jika ditemukan klaster gejala,” bebernya. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#kasus super flu sukoharjo #dinkes sukoharjo #Super Flu #Dinas Kesehatan Sukoharjo