Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dana Desa Dipangkas, Bupati Etik Suryani Dorong Desa Jadi Pusat Inovasi

Iwan Kawul • Minggu, 18 Januari 2026 | 10:26 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani di kantor Setda Sukoharjo.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani di kantor Setda Sukoharjo.

RADARSOLO.COM – Bupati Sukoharjo Etik Suryani menegaskan pentingnya peran desa sebagai pusat inovasi, kreativitas, sekaligus agen perubahan yang mampu menghadapi tantangan zaman.

Dengan kekayaan sumber daya alam, budaya, dan kearifan lokal yang dimiliki, desa dinilai mampu berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis agribisnis, pariwisata, kerajinan tangan, serta berbagai sektor ekonomi kreatif lainnya.

Bupati Etik Suryani saat ditemui di lingkungan Sekretariat Daerah pekan lalu mengatakan, desa merupakan tulang punggung bangsa yang memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pertumbuhan ekonomi, pelestari budaya, serta pusat kehidupan masyarakat yang dinamis. Karena itu, pembangunan desa harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional.

“Desa adalah fondasi utama dalam pembangunan nasional,” ujar Etik.

Bupati menekankan bahwa pembangunan desa yang berkelanjutan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Kesadaran kolektif dari warga desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga tokoh agama menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan.

Ia mengajak seluruh pihak untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan inovasi dalam mengelola potensi desa. Dengan kekayaan sumber daya alam, budaya, dan kearifan lokal yang dimiliki, desa dinilai mampu berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis agribisnis, pariwisata, kerajinan tangan, serta berbagai sektor ekonomi kreatif lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Etik Suryani juga menyoroti peran strategis kepala desa sebagai pemimpin pemerintahan desa yang harus mampu menjadi teladan bagi warganya.

Kepala desa memiliki tanggung jawab menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan, melakukan pembinaan kemasyarakatan, serta memberdayakan masyarakat desa.

“Dalam menyelenggarakan pemerintahan desa, kepala desa tetap harus bersinergi dengan lembaga lain di desa. Jangan sampai ada ketidakharmonisan antar lembaga di desa,” tegasnya.

Bupati mengingatkan bahwa tugas utama aparatur desa adalah melayani masyarakat dengan baik dan menjaga kekompakan. Berbagai program pemerintah, termasuk Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, diharapkan dapat berjalan optimal melalui sinergi yang kuat di tingkat desa.

Seluruh aparatur pemerintahan desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat diajak untuk terus berkomitmen dan berinovasi dalam mengelola potensi desa masing-masing. Desa diharapkan mampu tampil sebagai pusat inovasi dan kreativitas yang adaptif terhadap perubahan, sekaligus mampu memanfaatkan peluang yang ada.

“Dengan semangat ‘Bangun Desa, Bangun Indonesia’, mari kita bangun desa-desa kita agar mampu menjadi desa terdepan, mampu bersaing, dan mampu memberikan kontribusi besar bagi kemajuan Indonesia,” pungkas Etik Suryani. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#desa berdaya #Dana Desa #Bupati Sukoharjo Etik Suryani