Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pemilihan Kepala RT Alias Pilkate Di Nguter Sukoharjo Serasa Pemilu, Pemanasan Jelang Pilkades Serentak

Iwan Kawul • Minggu, 18 Januari 2026 | 13:24 WIB
Pemilihan kepala RT di Dusun Bakalan RT 04 RW 03, Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Mingggu (18/1).
Pemilihan kepala RT di Dusun Bakalan RT 04 RW 03, Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Mingggu (18/1).

RADARSOLO.COM – Suasana demokrasi terasa hangat di Dusun Bakalan RT 04 RW 03, Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo. Warga setempat menggelar Pemilihan Ketua RT (Pilkate) pada Minggu (18/1/2026), yang berlangsung aman, lancar, dan penuh kebersamaan.

Sejak pagi hari, warga mulai berdatangan ke lokasi pemungutan suara. Setelah sebelumnya jalan sehat keliling dusun sejak pukul 06.00. Proses pilkate yang dimulai pukul 7.30 WIB hingga ditutup pukul 10.30 WIB ini dilaksanakan secara terbuka dan demokratis melalui panitia pemilihan yang dibentuk warga. Dari total 269 warga yang memiliki hak pilih, sebanyak 182 orang hadir dan menggunakan hak suaranya. Seluruh suara dinyatakan sah tanpa adanya satu pun suara tidak sah.

Dalam pilkate tersebut, terdapat dua calon yang bersaing memperebutkan kepercayaan warga. Calon nomor urut 1, Sarjoko, berhasil meraih 101 suara, sementara calon nomor urut 2, Heru Matno, memperoleh 81 suara. Adapun sebanyak 87 surat suara tidak digunakan karena sejumlah warga diketahui merantau, sakit, serta bekerja di luar kota.

Ketua Pelaksana Pilkate, Suratno, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar memilih ketua RT, tetapi juga menjadi sarana pendidikan demokrasi di tingkat paling bawah.

“Pilkate ini merupakan pendidikan politik dan demokrasi di lingkungan RT. Warga belajar memilih pemimpin secara langsung, jujur, dan terbuka,” ujarnya.

Menariknya, suasana pilkate terasa lebih meriah karena adanya konsep unik yang diterapkan panitia. Jika dalam pemilu biasanya pemilih mencelupkan jari ke tinta, di Dusun Bakalan justru sebaliknya. Usai mencoblos, pemilih mengambil nomor undian yang dapat ditukarkan dengan hadiah hadir.

Sebanyak 100 hadiah telah disiapkan panitia, cukup untuk memancing antusiasme warga dan menciptakan suasana akrab penuh kegembiraan.
Suratno menambahkan, selain sebagai sarana demokrasi, pilkate ini juga menjadi ajang anjangsana antarwarga.

“Lewat kegiatan ini, warga bisa saling bertemu, bertegur sapa, dan memperkuat kekompakan. Ini penting untuk menjaga semangat gotong royong di lingkungan dusun,” jelasnya.

Kegiatan ini dinilai dapat menjadi modal sosial dan pengalaman berharga dalam menyukseskan pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) ke depan agar berjalan dengan kualitas demokrasi yang sama. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#Pemilihan ketua RT 04 Dusun Bakalan Nguter Sukoharjo #pilkades serentak 2026 #Pilkades Sukoharjo #Pemilihan rt di nguter sukoharjo