RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan air bersih. Salah satunya melalui pembangunan sumur bor di Desa Karangwuni, Kecamatan Weru, yang diresmikan Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Rabu (21/1).
Saat peresmian, Etik didampingi Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, serta Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra. Etik menegaskan, sumur bor ini wujud kepedulian bersama antara pemkab, TNI, pihak swasta, tokoh masyarakat, dan warga.
“Air merupakan kebutuhan pokok. Air adalah sumber kehidupan. Tanpa air, kita tidak bisa hidup,” kata Etik.
Sumor bor dibangun di tiga dusun. Mulai dari Dusun Karangwuni, Ngentak, dan Suruhan. Etik berharap, hadirnya sumur bor membantu warga yang selama ini dilanda krisis air bersih saat musim kemarau tiba.
Selain itu, Etik mengingatkan agar fasilitas ini dimanfaatkan secara bijak. Sumur dirawat rutin dan dijaga bersama, agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Dengan air bersih ini, kualitas hidup masyarakat akan lebih baik dan sehat. Tapi ingat, harus digunakan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai digunakan secara tidak wajar,” beber Etik.
Direktur PT Berseri Agung Dwi Sulistyo menambahkan, pembangunan sumur bor ini bagian dari program Orang Tua Asuh Kabupaten Sukoharjo. Kolaborasi sejumlah perusahaan dan para donatur, yang fokus pada kegiatan sosial. Seperti bedah rumah, santunan anak yatim, serta penyediaan fasilitas dasar bagi masyarakat.
“Pembangunan satu titik sumur bor butuh waktu 10 hari, dengan kedalaman sekitar 80 meter. Di tahap awal, kami bangun tiga sumur bor di Desa Karangwuni. Rencananya, sepanjang 2026 program ini akan berlanjut,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Karangwuni Sri Margono mengapresiasi bantuan sumur bor ini.
“Terima kasih. Dengan adanya tiga titik sumur bor ini, warga Desa Karangwuni kini bisa menikmati air bersih,” bebernya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto