RADARSOLO.COM – Aksi percobaan penculikan di wilayah Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, berubah menjadi teror di jalan raya setelah pelaku melarikan diri dan menabrak sejumlah pengguna jalan.
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (24/1) siang itu memicu kepanikan warga. Kejar-kejaran panjang lintas wilayah, hingga menyebabkan sedikitnya delapan orang mengalami luka-luka.
Dari informasi yang dihimpun, rangkaian kejadian bermula sekira pukul 11.10 WIB di Desa Manang, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.
Tiga orang pelaku datang menggunakan mobil Daihatsu Grandmax warna hitam bernomor polisi AD 9195 DV. Setibanya di lokasi, dua pelaku turun dari kendaraan dan diduga mencoba menculik seorang perempuan.
Namun upaya tersebut gagal setelah korban berteriak meminta tolong. Teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar yang langsung berdatangan dan melakukan pengejaran.
Satu pelaku berhasil ditangkap warga di lokasi kejadian, sementara dua pelaku lainnya melarikan diri menggunakan mobil.
Dalam kondisi panik, pelaku memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi menyusuri Jalan Joko Tingkir menuju arah Kota Solo.
Aksi ugal-ugalan itu justru memicu serangkaian kecelakaan lalu lintas.
Sekira pukul 12.00 WIB, mobil pelaku terlibat kecelakaan di kawasan Jalan Joko Tingkir, tepatnya wilayah Kelurahan Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
Mobil melaju dari arah selatan ke utara dan tiba-tiba menyeruduk sepeda motor yang melaju searah.
Salah satu saksi mata, Ari, mengatakan pengendara sepeda motor yang menjadi korban adalah seorang ibu-ibu. Benturan keras membuat korban terjatuh dan sempat terseret hingga berada di bawah kolong mobil.
“Ibu-ibunya itu sampai di kolong mobil. Mobil sempat berhenti di pinggir dan hampir dimassa warga,” ujar Ari.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berusaha menghentikan laju kendaraan dan meminta pengemudi menepi. Emosi warga sempat memuncak karena khawatir dengan kondisi korban yang terlindas.
Namun, bukannya bertanggung jawab, pengemudi justru kembali tancap gas.
Dalam upaya kabur, mobil pelaku kembali menabrak seorang pria pengendara sepeda motor yang berusaha menutup jalur agar mobil tidak melarikan diri.
Tak berhenti sampai di situ, pelaku bahkan nekat memundurkan mobilnya secara tiba-tiba hingga menabrak tiang lampu penerangan jalan umum. Akibatnya, tiang lampu roboh dan sempat menutup sebagian badan jalan.
“Entah panik atau bagaimana, mobilnya mundur nabrak tiang, setelah itu kabur lagi,” lanjut Ari.
Aksi kejar-kejaran pun berlanjut. Sejumlah warga menggunakan sepeda motor ikut mengejar mobil pelaku yang melaju kencang melewati jalur Luwes Gentan, Tugu Lilin Pajang, hingga masuk kawasan Laweyan, Kota Solo.
Pelarian pelaku akhirnya terhenti di Simpang Tiga Sabar Motor, Jalan Dr. Radjiman, Laweyan, sekira pukul 11.50 WIB.
Mobil pelaku kembali menabrak sepeda motor dan mengalami kerusakan cukup parah, sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan.
Warga yang sejak awal mengejar langsung mengamankan pelaku. Satu pelaku sempat melompat dari mobil di sekitar Jalan Joko Tingkir Pajang, namun berhasil ditangkap warga tak jauh dari KHA Dental Klinik.
Sementara pelaku lainnya diamankan di lokasi akhir dan diserahkan ke Polsek Laweyan.
Berdasarkan data kepolisian, total delapan orang tercatat sebagai korban tabrak lari dalam rangkaian pelarian pelaku.
Mereka masing-masing adalah Yuli Hariyanto, Yuyuk Yuniman, Sartono, Tristan Darma Wiratama, Arjun Andara, Putra Riky, Tri Wahyono, dan Diana Putri.
Para korban berasal dari wilayah Solo dan Sukoharjo dengan latar belakang profesi beragam, mulai dari karyawan swasta, wiraswasta, hingga pelajar dan mahasiswa.
Saksi mata menyebut kondisi korban bervariasi. Korban perempuan yang sempat terlindas mobil masih dalam keadaan sadar saat dievakuasi warga, namun diduga mengalami luka cukup serius. Sementara korban lainnya mengalami luka di bagian kaki dan tubuh akibat benturan.
Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan bekas gesekan panjang di aspal jalan, diduga akibat benda keras yang terseret saat kecelakaan.
Tiang lampu penerangan jalan yang roboh juga telah dipindahkan warga agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Identitas pelaku yang berhasil diamankan diketahui berinisial Agris Rizki Maulana dan Misbahul Bahtiar, keduanya berasal dari Kabupaten Cirebon. Satu pelaku lainnya diamankan lebih awal oleh warga dan langsung diserahkan ke Polsek Grogol.
Sekira pukul 13.20 WIB, pelaku yang sempat diamankan di Polsek Laweyan dijemput personel Polsek Grogol untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Seluruh pelaku beserta barang bukti kemudian diserahkan ke Polsek Grogol karena tempat kejadian perkara percobaan penculikan berada di wilayah Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian. (atn/nik)
Editor : Niko auglandy