RADARSOLO.COM – Hanya dalam kurun sehari, Sukoharjo dan Wonogiri diguncang gempa, Selasa (27/1). Meski terjadi dalam kurun waktu berdekatan, masyarakat diimbau tetap tenang menyikapi fenomena alam tersebut. Selain itu juga diharapkan memahami upaya mitigas gempa.
Gempa pertama berpusat di 24 km arah tenggara Pacitan, Jawa Timur pada kedalaman 122 km dengan kekuatan 5,7 magnitudo. Sedangkan getaran kedua berpusat di 16 km dari Bantul, kedalamannya 11 km dengan kekuatan 4,4 magnitudo.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Serta memahami langkah-langkah penyelamatan saat terjadi gempa bumi.
“Terpenting adalah melindungi kepala dari kemungkinan jatuhnya benda-benda. Jangan langsung berlari keluar ruangan saat gempa masih berlangsung. Karena berisiko tertimpa reruntuhan,” imbau Ariyanto.
Ariyanto mengingatkan sejumlah langkah yang harus dilakukan setelah gempa terjadi. Salah satunya memeriksa kondisi diri sendiri dan orang di sekitar, untuk memastikan tidak ada yang cedera.
“Jika berada di dalam bangunan, keluar dengan hati-hati dan hindari penggunaan lift. Cari area terbuka yang aman, jauh dari bangunan, tiang, maupun kabel listrik,” bebernya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto