Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tekan Laka Lantas, Polres Sukoharjo Optimalkan Latpraops

Iwan Kawul • Kamis, 29 Januari 2026 | 17:32 WIB

 

 

Jajaran Polres Sukoharjo menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Keselamatan Candi 2026, Kamis (29/1).
Jajaran Polres Sukoharjo menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Keselamatan Candi 2026, Kamis (29/1).

RADARSOLO.COM – Jajaran Polres Sukoharjo menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Keselamatan Candi 2026, Kamis (29/1). Giat ini bagian dari kesiapan Polri jelang Operasi Keselamatan Candi dan Operasi Ketupat Candi 2026.

Latpraops dipimpin Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo. Anggaito menegaskan pentingnya kesiapan seluruh personel menghadapi Operasi Keselamatan Candi 2026, yang akan digelar 2-15 Februari. Terlebih menjelang bulan suci Ramadan dan meningkatnya aktivitas masyarakat.

“Angka kecelakaan lalu lintas di Sukoharjo masih cukup tinggi dan cenderung meningkat. Melalui operasi ini, kami berharap bisa menekan angka lakalantas. Bahkan mengarah pada zero fatalitas,” kata Anggaito.

Anggaito juga menekankan giat sosialisasi dan edukasi kamseltibcarlantas yang sudah berjalan, bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Selain itu, juga meminta personel lalu lintas dan anggota yang terlibat operasi, untuk mengedepankan profesionalisme, pendekatan humanis, serta koordinasi lintas instansi.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Sukoharjo Kompol Yulianto menjelaskan, Operasi Keselamatan Candi 2026 fokus pada kegiatan preemtif dan preventif. Target kuantitatif operasi terdiri dari 40 persen kegiatan preemtif, 40 persen preventif, dan 20 persen represif.

“Tujuan utama operasi ini adalah menurunkan jumlah pelanggaran dan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. Sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang aman dan tertib,” jelasnya. (kwl/fer)

Kasat Intelkam Polres Sukoharjo AKP Arwan Nur Syamhadi yang menguraikan potensi gangguan, ambang gangguan, hingga gangguan nyata yang dapat memicu kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Sejumlah ruas jalan di Sukoharjo dipetakan sebagai daerah rawan kecelakaan, pelanggaran, dan kemacetan, sehingga menjadi fokus pengamanan dan pengawasan selama operasi.

Kasat Lantas Polres Sukoharjo AKP Doohan Octa Prasetya menambahkan bahwa penegakan hukum akan mengedepankan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Sebanyak 95 persen penindakan dilakukan melalui ETLE, sedangkan tilang manual dibatasi dengan pertimbangan tertentu dan dilaksanakan secara profesional serta humanis.

“Operasi ini tidak hanya soal penindakan, tetapi juga edukasi dan pembentukan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat,” ujarnya.

 

Melalui Latpraops ini, Polres Sukoharjo berharap seluruh personel memiliki pemahaman yang sama terkait sasaran, cara bertindak, serta langkah strategis Operasi Keselamatan Candi 2026, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan optimal dan berdampak nyata dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sukoharjo. (kwl)

Editor : fery ardi susanto
#Latihan Pra Operasi Keselamatan Candi 2026 #Latpraops #polres sukoharjo #Latpraops Keselamatan Candi 2026 #Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo